Ariel NOAH Desak DPR Percepat Revisi UU Hak Cipta, Royalti Musisi Terhambat

- Selasa, 11 November 2025 | 10:12 WIB
Ariel NOAH Desak DPR Percepat Revisi UU Hak Cipta, Royalti Musisi Terhambat

Musisi Ariel NOAH mendesak DPR RI untuk mempercepat proses revisi Undang-Undang Hak Cipta. Ariel menekankan bahwa kepastian hukum sangat mendesak mengingat industri musik terus beroperasi setiap harinya.

"Yang kami harapkan terutama adalah percepatan. Industri musik berjalan setiap hari, orang terus bernyanyi dan berkarya. Kami membutuhkan kepastian hukum agar semuanya cepat terselesaikan," ujar Ariel saat ditemui di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, pada hari Senin (10/11).

Ariel menyoroti dampak langsung dari polemik ini, di mana proses penarikan royalti sempat dihentikan selama dua bulan terakhir. Kondisi ini mengakibatkan para pencipta lagu kehilangan hak ekonomi mereka.

"Selama dua bulan terakhir, semua royalti ditahan. Mungkin sebelum revisi UU disahkan, masalah royalti ini perlu diselesaikan dulu agar alirannya kembali lancar, kemudian dilanjutkan dengan penyelesaian Undang-Undangnya," jelas Ariel.

Ariel menegaskan bahwa tujuan utama dari dorongan revisi ini bukan untuk mengubah total undang-undang yang berlaku. Fokus utama dari VISI adalah menghilangkan pasal-pasal yang berpotensi multitafsir, yang selama ini menjadi akar sengketa.

"Seperti yang kami sampaikan ke MK, kami tidak ingin merevisi secara keseluruhan, hanya memastikan tidak ada lagi penafsiran ganda. Harapannya aturan menjadi benar-benar jelas dan tidak menimbulkan perbedaan pemahaman," papar Ariel.

Meski tidak memberikan batas waktu spesifik kepada DPR, Ariel berpendapat bahwa semakin cepat aturan ini disahkan, semakin baik bagi seluruh pemangku kepentingan.

"Dengan demikian, ekosistem musik mulai dari pencipta hingga penampil dapat kembali bekerja dengan nyaman dan menerima haknya secara adil," tutup Ariel.

Berdasarkan informasi terbaru, dalam proses revisi ini, VISI dan AKSI sebagai tim perumus UU Hak Cipta dijadwalkan mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Badan Legislasi DPR pada Selasa (11/11).

Pertemuan ini diharapkan dapat menyatukan berbagai aspirasi musisi dan menghasilkan rekomendasi yang kuat untuk revisi UU Hak Cipta.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar