Pelaku Penembakan Hansip di Cakung Akui Tembak Korban Karena Khilaf
Polisi berhasil menangkap dua pelaku penembakan yang menyebabkan tewasnya seorang hansip di daerah Cakung, Jakarta Timur. Kedua tersangka, yang telah diamankan, mengaku melakukan penembakan tersebut tanpa sengaja.
Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, kedua pelaku, Pam Saputra dan Romaja, terlihat mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Saat dihadirkan di depan media, mereka tampak tertunduk lesu.
Pam Saputra, salah satu pelaku, mengaku bahwa penembakan yang dilakukannya adalah tidak disengaja. "Nggak sengaja," ujarnya dengan singkat. Sementara itu, rekannya, Romaja, mengakui telah melepaskan tembakan sebanyak dua kali ke arah korban. "Khilaf, dua kali nembak," kata Romaja.
Kedua pelaku menyatakan penyesalan yang mendalam atas perbuatan mereka. Mereka mengungkapkan bahwa motor hasil curiannya rencananya akan dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. “Nyesel,” ucap Romaja. Pam Saputra menambahkan, “(Uang hasil kejahatan) buat kebutuhan sehari-hari.”
Kombes Pol Iman Imanuddin, selaku Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, mengonfirmasi bahwa motif utama dari kejahatan ini adalah pencurian kendaraan bermotor. Penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk menyelidiki kemungkinan adanya keterlibatan jaringan sindikat di balik aksi penembakan ini.
Peristiwa tragis ini terjadi di Kampung Baru, Jalan Pelajar, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Seorang petugas keamanan atau hansip dengan inisial AS meninggal dunia saat berusaha mencegah aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh para pelaku.
Proses penangkapan berlangsung cepat, di mana polisi berhasil mengamankan Pam Saputra di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, pada hari yang sama dengan kejadian. Sementara Romaja berhasil ditangkap di wilayah Cipayung, Jakarta Timur, keesokan harinya.
Artikel Terkait
MNC Peduli Salurkan 450 Paket Daging Kurban untuk Warga Kedoya
Vardy Kembali Alami Degradasi, Cremonese Resmi Turun ke Serie B
Nico Paz Tolak Kembali ke Real Madrid, Pilih Bertahan di Como
BRI Salurkan 5.000 Hewan Kurban di Momentum Iduladha 2026