"Kami merasa kehilangan karena Pak Djoko adalah teman di dewan sudah sejak lama. Beliau juga aktif sebagai Ketua Dekranasda Kota Semarang, mendampingi Bu Wali Kota," ujar Anang.
Anang mengenang Djoko sebagai figur yang konsisten dan berkomitmen tinggi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, baik saat bertugas di Komisi D (bidang kesejahteraan rakyat) maupun di Komisi C (bidang infrastruktur).
Informasi Rumah Duka dan Pemakaman
Rumah duka almarhum Djoko Riyanto berada di Jalan Watu Kaji Raya No. 100, Gedawang, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang (Cafe Warga Lokal).
Misa dijadwalkan pada pukul 15.00 WIB, dan prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada pukul 16.30 WIB di TPU Demangan Srondol Wetan, Banyumanik, Kota Semarang.
Keluarga yang Ditinggalkan
Almarhum meninggalkan istri tercinta, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, serta ketiga anak mereka: Yohana Citra Mahardika (yang juga menjabat sebagai Ketua KNPI Kota Semarang), Nicolaus Tzar Dewa Nugraha, dan Alexander Riandro Satria Wicaksono.
Artikel Terkait
Perundingan AS-Iran di Islamabad Berakhir Deadlock, Isu Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Ganjalan
Ketua Jalinan Alumni Timur Tengah: Pernyataan JK Soal Syahid Dicabut dari Konteks, Bukan Ajaran Agama
KAI Tegaskan Aksi Taruh Batu di Rel Bekasi Bisa Anjlokan Kereta
Bulog Pastikan Stok Beras Nasional Aman untuk 11 Bulan ke Depan