Kecelakaan KA Bangunkarta Prambanan: 5 Korban Masih Dirawat, Termasuk 2 Balita

- Sabtu, 08 November 2025 | 08:10 WIB
Kecelakaan KA Bangunkarta Prambanan: 5 Korban Masih Dirawat, Termasuk 2 Balita

Kecelakaan KA Bangunkarta Prambanan: 5 Korban Masih Dirawat, 2 di Antaranya Balita

YOGYAKARTA - Investigasi penyebab kecelakaan tragis Kereta Api Bangunkarta di perlintasan Prambanan, Sleman, terus dilakukan. PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengonfirmasi perkembangan terbaru kondisi korban kecelakaan kereta ini.

Update Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Prambanan

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyatakan hanya satu korban yang telah selesai menjalani perawatan. "Satu orang sudah selesai perawatan dan lima orang masih dalam perawatan di RS," ujarnya di Yogyakarta, Jumat (7/11/2025).

Dari lima korban yang masih dirawat tersebut, dua di antaranya merupakan balita. Kecelakaan antara KA Bangunkarta jurusan Jombang-Pasar Senen dengan mobil dan dua sepeda motor ini sebelumnya telah menewaskan tiga orang dan melukai enam orang lainnya.

Proses Investigasi Kecelakaan Kereta di Sleman

Feni menegaskan bahwa PT KAI dan Polda DIY masih bekerja sama dalam penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti insiden kecelakaan kereta di perlintasan Prambanan ini. "Masih dalam pemeriksaan bersama kepolisian. Harap bersabar ya, kami tunggu hasil pemeriksaannya," kata Feni.

Temuan Awal Penyebab Kecelakaan

Keterangan awal dari saksi mata di lokasi kecelakaan mengungkapkan bahwa salah satu palang pintu perlintasan di sisi utara dilaporkan tidak tertutup saat kereta melintas. Namun, polisi menegaskan bahwa pemeriksaan masih berlangsung dan belum ada kesimpulan resmi mengenai kemungkinan adanya kelalaian.

Pihak berwenang terus berupaya menyelesaikan investigasi kecelakaan kereta di Yogyakarta ini untuk mengungkap penyebab pasti dan memastikan tindakan pencegahan yang lebih ketat di masa depan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar