Pramono Anung memastikan bahwa seluruh biaya rumah sakit untuk para korban akan menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia meminta agar pelayanan kesehatan diberikan sebaik mungkin.
"Dalam keadaan seperti ini, pemerintah DKI akan hadir. Semua hal yang berkaitan dengan tanggungan di rumah sakit sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah DKI, baik di rumah sakit ini maupun rumah sakit lainnya," tegasnya.
Posko Informasi Korban Didirikan dan Penyidikan Berlangsung
Sebagai bagian dari penanganan, kepolisian telah mendirikan posko di rumah sakit tempat para korban dirawat. Posko ini berfungsi untuk memberikan informasi terbaru mengenai kondisi kesehatan para korban kepada keluarga dan masyarakat.
Sementara itu, proses penyidikan masih terus dilakukan. Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri, menyatakan bahwa jajarannya masih melakukan pendalaman di tempat kejadian perkara (TKP).
"Nanti akan kami sampaikan, ya. Bukan sekarang. Ini masih dalam tahap pendalaman, anggota kami masih di lapangan," pungkas Asep.
Artikel Terkait
Libur Paskah Dongkrak Omzet Sewa Sepeda Ontel di Kota Tua Jakarta
Industri Plastik Berinovasi Cari Formula Baru Imbas Gangguan Pasokan Global
Pemerintah dan KJRI Jeddah Ingatkan Waspada Modus Haji Ilegal
Persib Ungguli Semen Padang 1-0 di Stadion Agus Salim