Kemendagri Ajak Partai Perindo Sukseskan Program Prabowo Subianto
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bahtiar Baharuddin, secara resmi mengajak Partai Perindo untuk mendukung kesuksesan program-program Presiden Prabowo Subianto. Ajakan ini disampaikan langsung dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Perindo yang berlangsung di Ancol, Jakarta Utara, pada Selasa (4/11/2025).
Peran Strategis Partai Perindo dalam Pemerintahan
Bahtiar menegaskan bahwa Partai Perindo telah memberikan kontribusi dan warna yang nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan. Sebagai salah satu kekuatan sosial politik Indonesia, partai ini dianggap langsung mempengaruhi kebijakan di tingkat daerah maupun nasional.
"Partai Perindo sebagai salah satu kekuatan sosial politik Indonesia, tentu memberi warna langsung kepada kebijakan penyelenggaraan pemerintahan daerah khususnya di Indonesia maupun tingkat nasional," ujar Bahtiar dalam dialog tersebut.
Partai Politik Kunci Sukses Pembangunan
Dalam konteks pemerintah yang sedang fokus membangun bangsa dan daerah, Bahtiar menilai posisi partai politik, termasuk Perindo, menjadi sangat vital dan strategis. Keberadaan mereka dinilai penting untuk memastikan program-program Presiden Prabowo Subianto dapat berjalan dengan sukses.
"Nah, tentu secara langsung teman-teman partai politik itu sangat penting posisinya," tegasnya.
Rekomendasi untuk Legislator dan Kepala Daerah
Bahtiar memberikan saran khusus kepada para legislator dan kepala daerah yang berasal dari Partai Perindo. Dia menyarankan agar setiap program yang dibuat haruslah disesuaikan dengan potensi dan karakteristik unggulan daerah masing-masing.
Prinsip yang ditekankan adalah keselarasan antara program pembangunan dan potensi lokal. Sebagai contoh, daerah dengan profesi terbesar sebagai nelayan seharusnya memperbanyak program terkait kelautan dan perikanan. Demikian pula, daerah dengan basis pertanian yang kuat harus mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terbesarnya untuk sektor pertanian.
Selain itu, Bahtiar mengingatkan agar pemerintah daerah tidak terlalu bergantung pada dana APBD. Dia mengimbau setiap kepala daerah untuk melakukan kajian yang matang sebelum menerapkan suatu program, memastikan bahwa program tersebut tepat sasaran dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Nissan Perkenalkan Generasi Terbaru Serena e-POWER di IIMS 2026
Siswa SD di Ngada Meninggal Diduga Bunuh Diri, Kemendikdasmen Soroti Kesejahteraan Psikososial Anak
Anggota DPR Dorong Satgas Saber Pangan Optimalkan Pengawasan Harga Jelang Ramadan 2026
Kadin Siapkan Strategi Jitu Tarik Investor Global Jelang Pertemuan ABAC 2026