"Kami melihat peningkatan penyerapan tenaga kerja pada laju tercepat sejak Mei 2025. Ini sinyal baik karena aktivitas industri mendorong penciptaan lapangan kerja," kata Agus.
Konsumsi Dalam Negeri Jadi Motor Pertumbuhan Industri
Sementara aktivitas produksi (output) tetap stabil di level 50,0, menunjukkan pelaku industri menjaga keseimbangan antara kapasitas produksi dan permintaan pasar. Beberapa industri bahkan menggunakan stok barang jadi untuk memenuhi kenaikan pesanan baru.
Meski ekspor masih melambat akibat pelemahan permintaan dari pasar AS dan Eropa, kekuatan konsumsi dalam negeri menjadi motor utama pertumbuhan. Kemenperin juga terus menjaga daya saing industri melalui efisiensi produksi dan program peningkatan skill tenaga kerja.
Di tengah inflasi harga input yang mencapai level tertinggi dalam delapan bulan, kenaikan harga jual oleh produsen masih terbatas. Hal ini menunjukkan komitmen pelaku industri dalam menjaga daya saing harga dan menahan inflasi di tingkat konsumen.
Posisi Indonesia dalam Peta Manufaktur Regional dan Global
Dalam konteks regional, PMI manufaktur ASEAN meningkat ke 51,6 pada Oktober 2025. Indonesia (51,2) berada di zona ekspansi bersama Thailand (56,6), Vietnam (54,5), dan Myanmar (53,1). Negara besar seperti China (51,2) dan India (57,7) juga menunjukkan ekspansi terbatas, menandakan stabilisasi aktivitas manufaktur global.
Kemenperin menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan indikator manufaktur sebagai dasar perumusan kebijakan industri nasional. "Kami optimistis sektor manufaktur akan tetap menjadi penggerak utama ekonomi. Kemenperin akan memastikan iklim usaha kondusif, memperkuat daya saing, dan mendorong transformasi menuju industri hijau dan berkelanjutan," pungkas Agus.
Artikel Terkait
Jasa Marga dan Korlantas Teruskan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Antisipasi Lonjakan Kendaraan
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,9 Juta per Gram di Hari Lebaran 2026
Silaturahmi Idulfitri, Pramono Anung dan Rano Karno Sambut Ratusan Warga di Balai Kota
Pemerintah Terapkan WFH Sehari Seminggu untuk ASN Usai Lebaran