Bali Jadi Model RUU Kepariwisataan Nasional, DPR Apresiasi Gubernur Koster

- Sabtu, 01 November 2025 | 04:50 WIB
Bali Jadi Model RUU Kepariwisataan Nasional, DPR Apresiasi Gubernur Koster

Bali Jadi Contoh Nasional dan Model RUU Kepariwisataan, DPR Apresiasi Gubernur Koster

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, memberikan apresiasi tinggi atas berbagai terobosan yang dilakukan oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Bali dinilai telah menjadi contoh nasional dalam penanganan dan tata kelola pariwisata.

Saleh mengungkapkan bahwa Bali menjadi model utama dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepariwisataan di DPR RI. Hampir seluruh pasal dalam RUU tersebut disusun dengan menjadikan Bali sebagai acuan utama untuk pariwisata berkelanjutan.

"Ketika kami menyusun undang-undang pariwisata, pikiran kami langsung tertuju ke Bali," ujar Saleh Partaonan Daulay dalam acara Ramah Tamah dan Jamuan Makan Malam bersama Gubernur Bali di Gedung Kertasabha, Denpasar.

Dukungan Penuh untuk Penanganan Sampah dan Energi Bersih di Bali

Lebih lanjut, Saleh menegaskan komitmen dukungannya untuk penanganan sampah dan pengembangan energi bersih di Bali. Dukungan ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Peraturan Presiden terbaru tentang pengelolaan sampah.

"Sampah saat ini menjadi isu utama nasional. Untuk Bali, kami akan memberikan dukungan agar bisa cepat teratasi, sesuai program pusat," tegasnya.

Bali Tourism Board Diakui Efektif, Jadi Inspirasi Nasional

Komisi VII DPR RI juga mengapresiasi keefektifan Bali Tourism Board sebagai lembaga promosi pariwisata. Keberhasilan lembaga ini bahkan menjadi inspirasi untuk pembentukan lembaga promosi pariwisata serupa di tingkat nasional.

RS Internasional Bali Dinilai Perkuat Pariwisata Kesehatan

Rombongan DPR juga menyoroti pembangunan Rumah Sakit Internasional Bali yang telah diresmikan. Saleh menilai fasilitas kesehatan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat pariwisata kesehatan Indonesia.

"Dengan kunjungan wisatawan mancanegara hampir 6 juta orang, membangun rumah sakit internasional di Bali sangat tepat. Indonesia tidak boleh kalah dari Singapura atau Malaysia," katanya.

Ia mendorong agar tenaga dokter di rumah sakit internasional tersebut berasal dari putra-putri terbaik Bali, yang dapat difasilitasi dengan beasiswa dari LPDP atau BUMN.

Masa Depan Bali: Keseimbangan Pembangunan, Lingkungan, dan Budaya

Komisi VII DPR RI sepakat bahwa masa depan Bali tidak hanya ditentukan oleh keindahan alamnya, tetapi juga oleh kemampuannya menjaga keseimbangan antara pembangunan, lingkungan, dan budaya.

"Kalau Bali makin mendunia, kami pun akan lebih sering datang ke sini," tutup Saleh Partaonan Daulay.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar