Desakan Hentikan Pengembangan Super AI: Pangeran Harry hingga Ilmuwan Dunia Ramai-ramai Tandatangani Seruan
Lebih dari 800 tokoh ternama dunia, mulai dari ilmuwan, mantan petinggi militer, seniman, hingga anggota keluarga kerajaan Inggris seperti Pangeran Harry dan Meghan Markle, secara resmi menandatangani seruan untuk menghentikan pengembangan kecerdasan buatan super atau superintelligence (Super AI).
Pernyataan global ini diinisiasi oleh Future of Life Institute (FLI). Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa tuntutan pelarangan ini tidak boleh dicabut sebelum tercapai konsensus ilmiah yang luas yang memastikan bahwa pengembangan Super AI dapat dilakukan dengan aman dan terkendali.
Kekhawatiran Para Ahli dan Tokoh Terkenal
Kelompok peneliti AI yang menggagas pernyataan ini menyatakan kekhawatiran mendalam atas pesatnya kemajuan teknologi. Pakar AI ternama dunia, Geoffrey Hinton, juga termasuk di antara ratusan penandatangan yang merasa perkembangan AI sudah di luar kendali.
Seruan ini menambah daftar panjang desakan dari berbagai pihak untuk memperlambat laju pengembangan AI. Kekhawatiran utama adalah potensi teknologi ini dalam mengubah struktur ekonomi dan budaya global secara permanen.
Artikel Terkait
Meikarta Bergerak: Proyek Rusun Rp39 Triliun Diharapkan Pacu Ekonomi dan Tekan Backlog
Gaza Berduka: 37 Nyawa Melayang dalam Serangan Udara yang Mengguncang
Kemnaker Tegaskan: Belum Ada Keputusan BSU Cair Lagi di 2026
Prabowo Gebrak Himbara, Direksi Bank BUMN Bakal Diganti Total