Kapolri Resmikan Gedung KSPSI AGN Jatim, Akhiri Mandek 35 Tahun

- Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:36 WIB
Kapolri Resmikan Gedung KSPSI AGN Jatim, Akhiri Mandek 35 Tahun

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Gedung DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Jawa Timur, Jumat (21/8/2026). Peresmian ini menandai selesainya pembangunan gedung yang sempat terhenti selama lebih dari tiga dekade.

Pembangunan gedung tersebut pertama kali dimulai pada 1988 melalui swadaya dan gotong royong para anggota yang dipelopori Dendy Prayitno. Namun, sejak 1990, proyek ini mandek akibat berbagai persoalan dan hambatan, sehingga gedung tidak dapat difungsikan secara optimal.

Upaya revitalisasi baru dilakukan kembali pada pertengahan 2025 atas prakarsa Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea. Proses itu berlanjut hingga gedung akhirnya rampung tahun ini.

Kini, gedung tersebut dilengkapi ruang organisasi, ruang rapat, aula untuk pelatihan, klinik kesehatan, minimarket, serta ruang pemberdayaan UMKM. Keberadaannya diharapkan menjadi pusat aktivitas organisasi sekaligus rumah besar bagi buruh.

Dalam sambutannya, Jenderal Sigit mengapresiasi Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan jajaran KSPSI AGN Jawa Timur yang mendorong penyelesaian pembangunan. "Saya berharap gedung ini benar-benar menjadi rumah besar, tidak hanya bagi anggota KSPSI AGN Jawa Timur, namun juga bagi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia," ujarnya.

Kapolri juga mendorong penguatan basis buruh hingga tingkat provinsi pascapembentukan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di pusat. Sekretariat Bersama KBPBI diharapkan tidak hanya ada di pusat, tetapi juga berkembang di daerah.

Menurut Sigit, gedung ini perlu dioptimalkan untuk memperjuangkan hak dan kesejahteraan buruh, memberikan pelayanan dan konseling, serta menjadi ruang diskusi konstruktif tentang persoalan ketenagakerjaan. Selain itu, gedung ini diharapkan menjadi ruang dialog antara pengusaha dan buruh untuk menciptakan hubungan industrial yang kondusif dan iklim investasi yang lebih baik.

Kapolri menegaskan bahwa optimalisasi gedung memerlukan kolaborasi semua pemangku kepentingan. Polri berkomitmen hadir sebagai mitra strategis untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mendukung hubungan industrial yang berkeadilan.

Peresmian ini menjadi momentum baru setelah puluhan tahun pembangunan terhenti, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi penguatan pelayanan, pemberdayaan, dan perjuangan buruh di Jawa Timur.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.