Korban Tewas Kecelakaan Beruntun di Puncak Bertambah Jadi Empat Orang

- Sabtu, 22 Agustus 2026 | 01:30 WIB
Korban Tewas Kecelakaan Beruntun di Puncak Bertambah Jadi Empat Orang

Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan beruntun di Jalan Raya Puncak, tepatnya di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, bertambah menjadi empat orang. Peristiwa yang terjadi Jumat (21/8) malam itu juga menyebabkan delapan orang lainnya mengalami luka-luka.

Direktur RSUD Cimacan, dr Cok Gd Agung Dharma Putra, mengungkapkan bahwa dari total 12 korban yang dievakuasi ke rumah sakit, empat di antaranya meninggal dunia. "Tiga korban meninggal sebelum tiba di IGD, dan satu korban meninggal saat dilakukan penanganan medis. Jadi, total ada empat korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut," ujarnya saat ditemui di IGD RSUD Cimacan, Jumat malam.

Delapan korban luka yang selamat terdiri dari lima orang dengan luka berat dan tiga orang dengan luka ringan. Agung menambahkan, para korban luka berat masih dalam pemantauan intensif tim medis dan akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi karena sebagian besar mengalami luka serius di bagian kepala.

Dari empat korban tewas, dua di antaranya berjenis kelamin laki-laki dan dua lainnya perempuan. "Korban tewas, tiga di antaranya merupakan warga asal Lampung, dan satu orang asal Cianjur. Seluruh korban tewas masih berada di kamar mayat," jelas Agung.

Kecelakaan beruntun tersebut melibatkan lima kendaraan, yaitu satu truk, dua minibus, dan dua sepeda motor. Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan, mengatakan jajarannya langsung bergerak cepat melakukan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk evakuasi kendaraan dan korban. "Tercatat, ada 12 korban," katanya di lokasi kejadian.

Seluruh korban dievakuasi ke RSUD Cimacan untuk mendapatkan perawatan medis. "Data awal, dari 12 korban, dua korban di antaranya meninggal dunia, yakni pengendara Toyota Avanza dan seorang penumpangnya," pungkas Prio.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags