Kebakaran Hutan Melanda Gunung Arjuno-Welirang, Jalur Pendakian Ditutup

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:36 WIB
Kebakaran Hutan Melanda Gunung Arjuno-Welirang, Jalur Pendakian Ditutup

Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Gunung Arjuno-Welirang di Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Jawa Timur, sejak Rabu (19/8) dini hari. Tiga titik api terpantau di area tersebut, memaksa petugas untuk segera turun tangan dan menutup jalur pendakian.

Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur, Jumadi, mengatakan titik api mulai terlihat sekitar pukul 01.00 WIB. Tim dari pos Sumber Brantas telah diberangkatkan untuk memadamkan api. "Intinya kejadian mulai titik terlihat tadi malam sekitar jam 01.00 WIB. Sekarang prinsipnya saya sudah memberangkatkan tim kami yang di pos Sumber Brantas. Itu karena terlihat tiga spot," ujarnya.

Titik api berada di atas Pondokan dan sekitar Lembah Kidang. Hingga kini, belum ada data pasti mengenai luasan kawasan yang terdampak. Petugas masih melakukan pemantauan dan berupaya memadamkan api, termasuk menyiapkan helikopter untuk water bombing dari udara.

"Kemungkinan untuk water bombing. Walau water bombing jangan dipersepsikan parah. Ini mumpung masih kecil, itu di-water bombing itu cepat selesai," kata Jumadi. Namun, helikopter sempat tidak bisa terbang karena angin kencang. "Tapi tadi heli sudah asesmen. Cuma karena anginnya kencang ndak berani. Keselamatan pesan. Heli sudah standby," lanjutnya.

Akibat kebakaran ini, jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang di kawasan Tahura Raden Soerjo ditutup sementara mulai Rabu (19/8) hingga waktu yang belum ditentukan. Penutupan ini berdasarkan surat pengumuman dari UPT Tahura Raden Soerjo Nomor 500.4.6.10/1276/123.7.2/2026.

Petugas juga menyisir jalur pendakian untuk memastikan tidak ada pendaki yang masih berada di kawasan tersebut. Jumadi memastikan seluruh pendaki telah turun dan tidak ada lagi yang berada di kedua gunung itu. "Iya (ditutup). Karena ada pendaki yang tadi di Lengkehan sudah turun semuanya. Kemudian yang di Pos Tretes ini tadi tim saya nyusul ke atas untuk bisa memastikan mereka sudah keluar semuanya," katanya. "Untuk pendaki clear. Itu pendaki di luar yang ekspedisi. Lewat tiga jalur mereka sudah clear semuanya," tambahnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags