José Mourinho mengungkapkan bahwa ia sempat berbicara dengan Rodri mengenai kemungkinan bergabung dengan Real Madrid. Namun, keraguan sang gelandang untuk pindah justru membuat pelatih asal Portugal itu mempertanyakan potensi perekrutannya.
Mourinho diperkenalkan sebagai pelatih Madrid pada Selasa, berpose bersama presiden klub Florentino Pérez dan menandatangani kontrak tiga tahun. Dalam wawancara pertamanya sejak mengambil alih jabatan tersebut, ia berbicara dalam acara bincang-bincang larut malam Spanyol, El Chiringuito.
Barcelona juga mengonfirmasi perekrutan pemenang Ballon d'Or, Rodri, dari Manchester City pada hari yang sama, padahal sebelumnya gelandang tersebut diperkirakan akan pindah ke Madrid.
"Saya berbicara dengan [Rodri] beberapa kali," ujar Mourinho dikutip dari ESPN. "Real Madrid memberikan tawaran yang sangat bagus kepadanya. Menurut saya, hubungan antara Real Madrid dan City sangat baik. Klub memberikan tawaran penting kepadanya. Rodri memiliki keraguan, dia bimbang, dan menurut saya, keraguan yang dimiliki Rodri justru membuat saya ikut ragu."
"Dia pemain yang luar biasa. Namun, menurut saya Real Madrid adalah klub yang begitu besar sehingga kami tidak bisa memiliki pemain yang berpikir dua kali. Itulah prinsipnya. Meski begitu, sikapnya terhadap kami sangat baik, dan saya mendoakan yang terbaik untuknya," lanjut Mourinho.
Mourinho sebelumnya pernah melatih di Bernabéu antara tahun 2010 dan 2013. Ia kembali setelah tim gagal memenangkan trofi utama selama dua musim berturut-turut, di mana dua pelatih Xabi Alonso dan Álvaro Arbeloa dipecat pada musim lalu di tengah ketegangan di ruang ganti.
Artikel Terkait
Adebayor: Mourinho Sosok Tepat untuk Kembalikan Otoritas di Ruang Ganti Real Madrid
Manchester City Lepas Rodri ke Barcelona, Gelandang Spanyol Itu Ditebus 65,4 Juta Poundsterling
Barcelona Resmi Dapatkan Rodri dari Manchester City
Real Madrid Incar Zubimendi Setelah Gagal Dapatkan Rodri