Nasib nahas menimpa dua bersaudara pebulu tangkis Prancis, Toma Junior Popov dan Christo Popov, di Kejuaraan Dunia 2026 yang berlangsung di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India. Keduanya harus mengakui keunggulan lawan-lawannya pada babak-babak awal, menyisakan Toma sebagai satu-satunya wakil keluarga Popov yang masih bertahan di turnamen.
Kekalahan pertama dialami saat keduanya turun di sektor ganda putra. Pada babak 64 besar, duo Popov takluk dari pasangan non-unggulan asal Jepang, Takumi Nomura dan Yuichi Shimogami, dengan skor 13-21 dan 17-21. Kekalahan dua gim langsung itu langsung menghentikan langkah mereka di nomor ganda.
Keesokan harinya, giliran Christo yang harus angkat koper lebih awal. Bertindak sebagai unggulan kelima dan berstatus juara BWF World Tour Finals 2025, Christo tak berdaya menghadapi Kenta Nishimoto asal Jepang. Ia kalah dua gim langsung dengan skor 17-21 dan 19-21 di sektor tunggal putra. Hasil ini sekaligus mematahkan prediksi BWF yang sempat menempatkan Christo sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia tahun ini. Catatan pertemuan keduanya pun memperpanjang tren buruk bagi Christo, yang sebelumnya juga pernah kalah dari Nishimoto pada Hong Kong Open 2023.
Sementara itu, Toma Junior Popov masih memiliki peluang untuk melaju lebih jauh di sektor tunggal putra. Ia memulai turnamen dengan kemenangan mudah atas wakil Polandia, Dominik Kwinta, pada laga pembuka. Selanjutnya, Toma dijadwalkan menghadapi wakil Myanmar, Hein Htut, sebelum berpotensi bertemu Anders Antonsen atau Nhat Nguyen pada babak 16 besar. Meski demikian, perjalanan Toma diprediksi tidak akan mudah mengingat persaingan di sektor tunggal putra sangat ketat.
Artikel Terkait
Christo Popov Tersingkir di 64 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Herry IP Fokus Padukan Kembali Pasangan Utama Ganda Putra Malaysia Jelang Kejuaraan Dunia 2026
Rexy Mainaky Yakin Ganda Putra Malaysia Kembali Kompak di Kejuaraan Dunia 2026