Presiden Prabowo telah menunjuk calon Kepala Eksekutif Bursa Mineral dan Komoditas Strategis yang juga akan menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Nama yang diajukan adalah M. Sarjito, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK.
Wakil Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengonfirmasi bahwa nama Sarjito akan segera diproses melalui mekanisme penugasan resmi di Komisi XI DPR RI sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Karena sudah menugaskan Komisi XI. Namanya itu Pak M. Sarjito. Pak M. Sarjito yang nantinya akan diproses sesuai dengan mekanismenya di Komisi XI," kata Puan usai Rapat Paripurna di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (18/8).
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa DPR telah menerima Surat Presiden (Surpres) mengenai calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Dewan Komisioner OJK. Surpres bernomor R-38 itu dikirim pada 10 Agustus 2026. Hal ini diumumkan Dasco saat memimpin Rapat Paripurna Ke-2 DPR RI Masa Sidang I Tahun Persidangan 2026-2027 di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa bursa komoditas strategis nasional tersebut akan dinamai Indonesia Commodity Exchange atau Icomex. Bursa ini diproyeksikan menjadi pusat perdagangan komoditas unggulan utama Indonesia, mulai dari minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO), nikel, hingga batu bara.