SBY dan Kerja Keras di Balik Pidato Publik

- Senin, 17 Agustus 2026 | 06:20 WIB
SBY dan Kerja Keras di Balik Pidato Publik

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikenal sebagai pemimpin yang sangat berhati-hati dalam setiap ucapan di depan publik. Pada 2015, saat mengisi kuliah umum di Gymnasium, SBY mengungkapkan kebiasaannya hanya tidur dua hingga tiga jam setiap hari. Ia juga menceritakan betapa seriusnya ia mempersiapkan pidato, bahkan mengulang-ulang naskahnya agar tidak ada kesalahan kata saat berbicara di depan umum.

Ketelitian SBY ini terekam jelas dalam ingatan banyak orang, terutama saat ia memutuskan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp400 per liter. Dalam pidato yang disiarkan langsung di televisi, SBY terlihat meminta maaf berkali-kali dengan ekspresi yang sangat sedih. Momen itu menjadi salah satu citra kepemimpinan yang sulit dilupakan.

Meski memiliki kekurangan, cara SBY menunjukkan empati dan tanggung jawabnya dalam mengambil keputusan sulit menjadi pelajaran tersendiri bagi publik.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags