Mahfud MD: Pesantren Garda Terdepan Selamatkan Moral Bangsa

- Jumat, 31 Juli 2026 | 11:00 WIB
Mahfud MD: Pesantren Garda Terdepan Selamatkan Moral Bangsa

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran strategis dalam menyelamatkan moral bangsa yang tengah mengalami degradasi. Menurutnya, pesantren membawa pesan untuk melestarikan tradisi moral yang diajarkan para kiai, yang kemudian perlu diaktualisasikan di tengah maraknya kasus korupsi dan perilaku menyimpang lainnya.

"Kelihatan baik tapi pencuri, maling, koruptor besar, sebelum ketahuan dia seperti baik-baik saja, sering datang ke pesantren, shalat ditunjukkan kepada orang, tapi ternyata di belakang itu terbongkar. Sering pergi umroh gitu karena uangnya banyak, ternyata ada korupsi besar-besar," ujar Mahfud dalam Halaqoh Kebangsaan dan Kepesantrenan di Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, Rabu (29/07/2026).

Ia mencontohkan kasus Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah, yang barang buktinya antara lain emas batang 74 kilogram dan uang tunai lebih dari Rp600 miliar. Ironisnya, temuan itu hanya dari dua tempat, sementara tempat lain dijaga ketat oleh tentara.

"Itu apa? Degradasi moral. Oleh sebab itu, peran pesantren ke depan itu, tradisi pesantren yang dulu penuh keakraban, penuh kejujuran, dan penuh ketulusan harus diaktualkan di zaman sekarang dan Anda semua santri-santri harus siap memperbaiki negara ini, harus siap. Dulu kalau orang pesantren dianggap tidak mampu, sesudah Reformasi oleh Gus Dur dicari itu anak-anak muda itu, ayo," kata Mahfud.

Menurut Mahfud, hasil dari upaya tersebut terlihat dari banyaknya santri yang menduduki jabatan penting, seperti Alwi Shihab yang menjadi Menteri Luar Negeri, Mahfud MD sendiri yang menjabat Menteri Pertahanan, Khofifah Indar Parawansa sebagai Menteri Peranan Wanita, serta Muhaimin Iskandar yang menjadi Wakil Ketua DPR. Gus Dur, lanjutnya, telah membuka mata masyarakat bahwa anak-anak pesantren mampu mengurus negara dan pemerintahan.

"Saudara harus melanjutkan itu, tapi yang harus dijaga moral dan moralitas karena bangsa tanpa moral itu lalu bisa sesat, nah yang harus menjaga moralitas itu adalah Anda semuanya, pesantren ini, jaga ke depan moral ini. Oleh sebab itu, ke depannya pesantren itu menjadi sangat penting adik-adik sekalian," pesan Mahfud.

Saat ini, ia menambahkan, banyak orang besar di Jakarta, seperti pengusaha dan profesional, yang justru memilih menyekolahkan anak-anak mereka di pondok pesantren. Sebab, sekolah umum dinilai sudah tidak aman lagi. Hal ini membuat pondok pesantren di kota-kota besar semakin diminati, baik dengan konsep modern, konvensional, maupun modifikasi.

Mahfud berharap ke depan pondok pesantren bisa menjadi tuan rumah di Indonesia. "Karena rumah Indonesia ini dibangun oleh bangsa Indonesia yang didukung sepenuhnya oleh pesantren dengan dasar ideologi negara Pancasila. Satu, moral, moral itu dasar dari setiap tindakan hukum karena hukum itu sumbernya adalah moral agama, moral, etika, budaya, tradisi itu kalau sudah dibuat aturan itulah menjadi hukum. Oleh sebab itu, hukum yang tidak bermoral itu berbahaya dan ketika sebuah negara tidak menegakkan hukum dengan baik, negara itu pada akhirnya akan hancur," pungkasnya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags