Pesan Laptop via Ojol, Pemilik UMKM di Jakpus Rugi Rp 8,5 Juta

- Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:50 WIB
Pesan Laptop via Ojol, Pemilik UMKM di Jakpus Rugi Rp 8,5 Juta

Seorang pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jakarta Pusat, Sri Mulyatin (31), mengalami kerugian hingga Rp 8,5 juta setelah laptop yang dipesannya melalui layanan pengiriman instan diduga dibawa kabur oleh kurir ojek online (ojol). Peristiwa itu terjadi pada Selasa (14/7) lalu, saat suami Sri memesan satu unit laptop dari toko di kawasan Mangga Dua untuk dikirim ke rumah mereka di Tanah Tinggi, Johar Baru.

Sri mengaku memilih layanan instant karena membutuhkan perangkat tersebut segera untuk menunjang pekerjaannya. Namun, saat suaminya pulang kerja dan mengecek status pengiriman, ternyata paket sudah tercatat selesai pada pukul 12.17. "Pas dia lihat status pengirimannya, 'Lah, ini udah selesai jam 12.17,'" ujar Sri saat dihubungi, Sabtu (18/7/2026).

Upaya menghubungi nomor driver yang tertera atas nama Sarwani pun gagal. "Kita hubungi nomor driver-nya, awalnya masih aktif. Pas kita chat, terus kita telepon, enggak diangkat. Nggak lama kemudian kita diblokir," ungkapnya.

Beruntung, pihak toko di Mangga Dua memiliki dokumentasi identitas kurir, termasuk foto wajah dan kartu identitas, yang kemudian diberikan kepada Sri. Kebijakan itu diterapkan setiap kali ada pengambilan barang elektronik. Dengan bukti itu, Sri melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Pusat.

"Harapan saya sih membuat efek jera kepada oknum-oknum driver. Karena setelah kasus kami muncul, ternyata banyak orang juga yang mengalami tapi mereka enggak berani speak up," tuturnya.

Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan adanya laporan tersebut. Ia memastikan pihaknya telah memonitor kasus yang viral di media sosial ini. "Monitor. Sudah laporan dan dalam penyelidikan anggota kami," ujar Roby.

Lebih lanjut, Roby menyatakan bahwa tim penyidik telah berhasil mengantongi identitas kurir ojol yang diduga membawa kabur laptop korban. Saat ini, polisi tengah melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. "(Identitas pelaku) sudah ada. Sedang dalam pengejaran," pungkasnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags