Artis Indah Permatasari memilih pendekatan berbeda dalam mengasuh anak semata wayangnya, Naka. Istri Ari Kriting ini sadar bahwa pola asuh di era sekarang tidak bisa lagi mengandalkan sikap otoriter. Ia lebih memilih menjadi sahabat bagi anaknya sendiri.
"Kalau aku sih pengennya menjadi ibu yang baik saja sih, pengen berteman sama anak aja," kata Indah saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2026).
Keputusan ini diambil karena Indah menyadari tantangan yang akan dihadapi anaknya kelak sangat berbeda dengan masa kecilnya dulu. "Karena nanti mungkin generasi anak tuh pasti beda banget sama generasi yang aku lewati pada saat masih kecil," imbuhnya.
Meski ingin menjadi teman dekat, Indah tetap menjaga batasan agar hubungan tetap sehat. Ia tidak ingin terlalu membebaskan, namun juga enggan mengekang kebebasan anak. "Jangan sampai terlalu jauh, jangan sampai juga menjadi terlalu dominan sebagai orang tua," jelasnya.
Menemukan titik keseimbangan ini diakui Indah sebagai tantangan tersendiri. "Jadi, butuh di tengah-tengah. Kadang, itu sih posisi aku sekarang bener-bener caranya biar bisa di tengah-tengah," tuturnya.
Indah juga menekankan pentingnya menghargai perasaan anak. Menurutnya, status sebagai orang tua kadang membuat orang dewasa bertindak sewenang-wenang tanpa memikirkan sudut pandang anak. "Karena kadang title orang tua tuh membuat kita lupa kalau anak itu juga manusia gitu," pungkas Indah.
Artikel Terkait
Indah Permatasari Sebut Anaknya Jadi Duplikat Arie Kriting, dari Cara Berdiri hingga Bicara
Arie Kriting Ungkap Naka Tergila-gila Lagu Timur, Hafal Tabola Bale hingga Ikan Naik di Pantai
Mengelola Konflik Kakak-Adik: Peran Orang Tua sebagai Mediator, Bukan Hakim
Rumah Tak Lagi Aman: 35.025 Kasus Kekerasan pada Anak dan Perempuan Sepanjang 2025