Pria Bertubuh 200 Kg Terjebak di Kamar Mandi, Dievakuasi Damkar dengan Tali dan Katrol

- Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:00 WIB
Pria Bertubuh 200 Kg Terjebak di Kamar Mandi, Dievakuasi Damkar dengan Tali dan Katrol

Seorang pria bernama ADS (35) warga Kampung Mandar, Banyuwangi, harus dievakuasi petugas pemadam kebakaran setelah mengalami kram hebat dan tak mampu bangkit dari lantai kamar mandi. Pria dengan bobot sekitar 200 kilogram itu terjebak sejak Kamis (9/7) malam dan baru berhasil dipindahkan pada Jumat pagi setelah keluarga meminta bantuan.

Awalnya, keluarga berusaha mengevakuasi ADS secara mandiri. Namun karena tubuhnya terlalu berat, upaya itu gagal. Pada Jumat (10/7) sekitar pukul 10.30 WIB, salah satu anggota keluarga mendatangi kantor Damkarmat Banyuwangi untuk meminta pertolongan.

Menurut Anggota Tim Rescue Damkarmat Banyuwangi, Ribut Hendriyanto, petugas langsung bergerak ke lokasi setelah mendapat laporan. "Kami langsung datangi lokasi, lakukan asesmen, dan mempersiapkan peralatan apa saja yang sekiranya dapat membantu proses evakuasi," ujarnya.

ADS sebelumnya masih bisa berjalan seperti biasa. Namun pada Kamis malam, ia mengeluhkan pusing luar biasa hingga tubuhnya lemas. Ia sempat duduk di bangku kecil, tetapi karena tak mampu menopang berat badannya, ia merosot ke lantai dalam posisi duduk miring dan mengalami kram.

Evakuasi dengan Tali dan Katrol

Regu Brama 2 dan 3 Damkarmat Banyuwangi membawa unit Fire & Rescue ke lokasi. Kondisi ruang kamar mandi yang sempit dan bobot korban yang berat membuat petugas harus memutar otak. Mereka berkolaborasi dengan tim medis Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi dan warga setempat.

Teknik penyelamatan menggunakan perlengkapan luar ruang khusus diterapkan. "Banyak sekali alat-alat yang kita gunakan, seperti tali mantel, webbing, kuli (katrol), bahkan ada kain serupa sarung. Itu kita gunakan supaya dalam proses evakuasinya korban lebih nyaman," jelas Hendri.

Proses evakuasi hanya memakan waktu 30 hingga 40 menit. "Alhamdulillah, korban ADS akhirnya berhasil dipindahkan ke tempat yang lebih nyaman (kamar tidur)," pungkas Hendri.

Saat ini, ADS telah diserahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi aman dan selamat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags