Indonesia dan India sepakat memperluas kerja sama di sektor industri pertahanan dan maritim dalam pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7). Pembahasan kali ini tidak lagi terbatas pada kerja sama antarmiliter, melainkan mulai merambah kolaborasi antarsektor industri pertahanan kedua negara.
Secretary (East) Kementerian Luar Negeri India, Rudrendra Tandon, mengatakan industri pertahanan India telah mencapai tingkat kematangan teknologi yang cukup tinggi di sejumlah bidang yang menjadi perhatian Indonesia. Oleh karena itu, kedua negara membahas kerangka kerja agar perusahaan-perusahaan pertahanan dapat mulai berkolaborasi.
"Seperti yang Anda ketahui, industri pertahanan India telah mencapai tingkat kematangan dan kecanggihan teknologi yang cukup tinggi di sejumlah bidang yang menjadi perhatian pihak Indonesia. Oleh sebab itu, dibahas bagaimana membangun kerangka kerja agar perusahaan-perusahaan pertahanan kedua negara dapat mulai berkolaborasi dan mempererat hubungan antarsektor industri pertahanan," kata Rudrendra dalam konferensi pers di Jakarta.
Bidang yang dibahas meliputi industri perkapalan, sistem persenjataan, hingga kerja sama rudal. Meski demikian, Rudrendra menegaskan pembahasan tersebut masih dalam tahap penjajakan karena menyangkut urusan komersial.
Kerja Sama Maritim
Selain pertahanan, kedua negara juga membahas penguatan kerja sama maritim sebagai tindak lanjut dari Shared Vision on Maritime Cooperation yang disepakati saat kunjungan Modi ke Indonesia pada 2018. Salah satu fokusnya adalah peningkatan kesadaran domain maritim bersama atau maritime domain awareness. Dalam konteks ini, Indonesia akan menempatkan seorang liaison officer di Indian Ocean Region Fusion Center di Gurugram, India.
Kedua negara juga membahas peningkatan konektivitas maritim. Rudrendra mengutip pernyataan Modi bahwa meski ibu kota kedua negara dipisahkan ribuan kilometer, India dan Indonesia merupakan tetangga maritim. "Terdapat jarak 150 kilometer antara dua pulau kami di Kepulauan Andaman dan Nikobar dan pulau terdekat di Indonesia," kata dia.
Indonesia dan India juga sepakat meningkatkan kerja sama antara penjaga pantai kedua negara. Di sela-sela kunjungan, kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperbarui kerja sama coast guard. "Bahkan, di sela-sela pembahasan ini, sebuah Nota Kesepahaman (MOU) telah ditandatangani untuk memperbarui aktivitas kolaborasi antara penjaga pantai kedua negara," jelas Rudrendra.
Rudrendra menambahkan Indonesia menyampaikan ketertarikannya terhadap Great Nicobar Island Project yang tengah dikembangkan India. Sebaliknya, Modi menyampaikan ketertarikan India terhadap pengembangan Pelabuhan Sabang. Kedua negara juga sepakat melanjutkan kerja Joint Task Force yang dibentuk sejak peluncuran Shared Vision on Maritime Cooperation pada 2018.
Artikel Terkait
Prabowo Dampingi PM Modi ke Candi Prambanan, Teken Kerja Sama Konservasi
Indonesia dan India Sepakati Kerja Sama Rudal Jelajah Supersonik BrahMos
Prabowo Puji Demokrasi India, Sebut Stabilitas di Tengah Keberagaman sebagai Pelajaran bagi Indonesia
Kunjungan PM Modi ke Indonesia Buka Peluang Investasi Migas dan Batu Bara