Polisi Perbatasan Israel Lempar Granat Kejut ke Mobil Warga Palestina, Kunci Pintu Saat Meledak

- Selasa, 07 Juli 2026 | 07:00 WIB
Polisi Perbatasan Israel Lempar Granat Kejut ke Mobil Warga Palestina, Kunci Pintu Saat Meledak

Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan seorang anggota Polisi Perbatasan Israel melemparkan granat kejut ke dalam mobil yang berisi warga Palestina, lalu menahan pintu agar mereka tidak bisa keluar saat granat meledak. Insiden itu terjadi dalam penggerebekan di kamp pengungsian Qalandiya, Tepi Barat, pada Minggu, 5 Juli 2026.

Dalam video, petugas terlihat berteriak kepada beberapa pemuda Palestina di dalam mobil sebelum menodongkan senjata. Ia kemudian melemparkan granat kejut melalui pintu depan. Dua penumpang di kursi belakang berhasil keluar, namun petugas langsung bersandar pada pintu depan untuk mengunci pengemudi di dalam saat granat meledak. Petugas juga sempat melepaskan tembakan ke arah penumpang yang melarikan diri, meskipun mereka sudah mengangkat tangan dan berlindung di balik mobil.

Pengemudi yang terjebak dilaporkan selamat tanpa luka luar yang fatal. Meski dikategorikan sebagai senjata nonlethal, granat kejut mengandung material peledak piroteknik yang dapat menyebabkan cedera serius jika meledak di ruang tertutup seperti kabin mobil.

Pihak Kepolisian Israel menyatakan bahwa tindakan petugas tersebut tidak sesuai dengan prosedur resmi. Departemen Investigasi Internal Kepolisian di bawah Kementerian Kehakiman telah melakukan penyelidikan disipliner lebih lanjut.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags