Rupiah Berpotensi Menguat ke Rp16.500-Rp16.800, Skenario Terburuk Tembus Rp20.000

- Senin, 06 Juli 2026 | 21:25 WIB
Rupiah Berpotensi Menguat ke Rp16.500-Rp16.800, Skenario Terburuk Tembus Rp20.000

Nilai tukar rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp16.500 hingga Rp16.800 per dolar AS dalam skenario moderat hingga optimistis. Proyeksi itu disampaikan oleh ekonom Universitas Indonesia, Prof. Telisa Falianty, yang menilai meredanya tensi geopolitik global dan tren penurunan harga minyak dunia menjadi faktor pendorong penguatan.

Namun, Telisa mengingatkan bahwa skenario terburuk masih mungkin terjadi. Rupiah bisa melemah hingga Rp19.000-Rp20.000 per dolar AS apabila Indonesia gagal menjaga soliditas kebijakan, sinergi fiskal-moneter melemah, dan pemerintah tidak terbuka terhadap masukan publik. Hal itu ia sampaikan dalam podcast INDEF yang tayang pada Kamis (2/7/2026).

Dari sisi fiskal, Telisa mengapresiasi langkah pemerintah yang mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap alokasi anggaran program prioritas nasional pascakasus dugaan korupsi. Ia menilai langkah itu sebagai sinyal positif konsistensi kebijakan dan dapat mengembalikan kepercayaan investor.

Sementara itu, inflasi diperkirakan masih dapat terjaga di kisaran 3 hingga 3,5 persen, sesuai target 2,5±1 persen, jika kondisi kondusif. Namun, inflasi berpotensi tembus di atas 4 persen jika sentimen negatif dan ketidaksolidan domestik terus berlanjut. Bank Dunia sendiri telah merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini menjadi 5 persen, di bawah target pemerintah sebesar 5,6 hingga 5,8 persen.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags