Yakob dan Yance Sayuri Jadi Buruan Klub Besar Usai Bebas Transfer

- Senin, 06 Juli 2026 | 18:00 WIB
Yakob dan Yance Sayuri Jadi Buruan Klub Besar Usai Bebas Transfer

Masa depan kakak beradik Yakob Sayuri dan Yance Sayuri menjadi sorotan utama pada bursa transfer Super League 2026/2027. Hingga awal Juli 2026, keduanya masih berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Malut United FC berakhir.

Berdasarkan data Transfermarkt, Yakob dan Yance kini bebas menentukan klub tujuan tanpa biaya transfer. Kondisi ini membuat keduanya berpotensi menjadi rebutan sejumlah klub besar, termasuk PSM Makassar, Persebaya Surabaya, hingga Persija Jakarta.

PSM Makassar menjadi salah satu klub yang paling sering dikaitkan dengan kepulangan Sayuri bersaudara. Selain pernah menjadi bagian penting skuad Juku Eja, keduanya juga memiliki ikatan emosional dengan klub yang membesarkan nama mereka di level nasional.

Namun, peluang bergabung dengan Persebaya Surabaya juga dinilai terbuka lebar. Kehadiran pelatih Bernardo Tavares menjadi salah satu faktor yang dapat menarik minat keduanya. Yakob dan Yance pernah berkembang pesat di bawah arahan Tavares saat membela PSM Makassar. Pada era tersebut, keduanya menjadi pemain kunci yang berkontribusi mengantarkan Juku Eja meraih gelar juara Liga 1 musim 2022/2023. Hubungan baik dengan sang pelatih diyakini dapat menjadi pertimbangan apabila Persebaya benar-benar mengajukan penawaran.

Selain Persebaya, Persija Jakarta juga disebut memiliki peluang untuk mendapatkan jasa Sayuri bersaudara. Kehadiran pelatih Shin Tae-yong menjadi daya tarik tersendiri. Saat masih menangani Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menjadikan Yakob Sayuri sebagai salah satu pemain andalannya berkat kecepatan, fleksibilitas, dan kemampuan bermain di berbagai posisi. Sementara Yance juga beberapa kali mendapat kesempatan membela skuad Garuda dan dinilai sesuai dengan karakter permainan yang diinginkan pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Status bebas transfer membuat proses negosiasi lebih sederhana karena klub tidak perlu mengeluarkan biaya transfer. Hal itu membuka peluang lebih besar bagi klub-klub yang ingin memperkuat sektor sayap dengan pemain berpengalaman.

Selama dua musim membela Malut United, Yakob tampil dalam 55 pertandingan dengan catatan 18 gol dan 12 assist. Artinya, pemain berusia 28 tahun tersebut terlibat langsung dalam 30 gol timnya. Sementara itu, Yance mencatatkan 64 penampilan dengan torehan delapan gol dan sembilan assist. Konsistensi kedua pemain itu menjadikan mereka sebagai salah satu duet sayap lokal paling produktif dalam dua musim terakhir.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Yakob, Yance, maupun klub peminat mengenai masa depan mereka. Namun, dengan kualitas yang dimiliki serta status bebas transfer, Sayuri bersaudara diperkirakan akan tetap menjadi salah satu komoditas paling menarik pada bursa transfer Super League 2026/2027.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags