Hashim Minta Emak-emak Awasi Program Unggulan Pemerintah, Ingatkan Jangan Fitnah

- Sabtu, 04 Juli 2026 | 06:50 WIB
Hashim Minta Emak-emak Awasi Program Unggulan Pemerintah, Ingatkan Jangan Fitnah

Utusan Khusus Presiden untuk bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, meminta para ibu yang tergabung dalam Srikandi Jaga Desa untuk turut mengawasi program unggulan pemerintah, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga Sekolah Rakyat. Permintaan itu disampaikan Hashim saat memberi sambutan dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan DPP, DPD, dan DPC Srikandi Jaga Desa di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2026).

Hashim menilai ketiga program tersebut memiliki tujuan yang baik. "MBG tujuannya untuk memperbaiki nasib bangsa. Untuk menanggulangi dan menghapus stunting dari bumi Indonesia. Itu tujuannya. KDMP juga memperbaiki nasib bangsa terutama di pedesaan, makanya namanya Koperasi Desa. Sekolah Rakyat untuk memperbaiki nasib anak-anak ya, dari keluarga paling miskin, bukan hanya desa tapi juga di dalam kota-kota," ucapnya.

Meski demikian, Hashim meminta Srikandi Jaga Desa tetap mengawasi jalannya program-program tersebut. Apalagi, jaringan organisasi ini sudah menjangkau hingga tingkat kelurahan. "Berarti seluruh program-program di seluruh negara dan tanah air kita bisa betul-betul dibina, bisa betul-betul didampingi, dan bisa betul-betul diawasi oleh Srikandi-srikandi ABPEDNAS Jaga Desa. Itu adalah luar biasa. Luar biasa ruang lingkup, scope pekerjaan ini," katanya.

Hashim mengatakan, para emak-emak bisa melapor kepada atasan atau pemerintah jika menemukan penyimpangan. Namun, ia mewanti-wanti agar laporan tersebut tidak bersifat fitnah. "Saya juga mewanti-wanti, kalau laporan itu jangan bersifat fitnah. Kalau ada laporan-laporan, tolong itu berdasarkan fakta dan data. Kita sudah lihat banyak social media, fitnahan, hujatan, penghinaan. Jangan itu menjadi hal yang dialami dan dipraktikkan oleh ibu-ibu Srikandi. Fakta dan data, ya," tuturnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags