Semen Padang FC tidak sekadar membangun skuad baru untuk menghadapi Championship (Liga 2) 2026/2027. Kabau Sirah juga menghadirkan aroma juara lewat perekrutan tiga mantan pemain PSM Makassar yang pernah merasakan manisnya mengangkat trofi: Erwin Gutawa, Ilija Spasojevic, dan M Rahmat.
Erwin Gutawa menjadi rekrutan terbaru untuk memperkuat lini belakang. Bek asal Bone, Sulawesi Selatan, itu merupakan pilar penting PSM Makassar saat menjuarai Liga 1 musim 2022/2023 di bawah arahan Bernardo Tavares. Kehadiran pemain berusia 31 tahun tersebut diharapkan mampu menghadirkan ketenangan sekaligus kepemimpinan di jantung pertahanan Kabau Sirah.
Erwin mengawali karier profesional bersama Martapura FC pada 2013 sebelum melanjutkan perjalanan ke Madura United, Sriwijaya FC, dan kemudian bergabung dengan PSM Makassar pada 2021. Bersama Juku Eja, ia berkembang menjadi salah satu bek lokal paling konsisten hingga ikut mempersembahkan gelar juara liga. Setelah meninggalkan Makassar, Erwin sempat memperkuat Bhayangkara FC dan PSMS Medan. Sepanjang karier profesionalnya, ia telah mencatatkan 95 penampilan dengan torehan satu gol dan satu assist.
Tak hanya memperkuat pertahanan, Semen Padang juga menghadirkan pengalaman di lini depan dengan merekrut Ilija Spasojevic. Penyerang naturalisasi berusia 38 tahun itu resmi diperkenalkan sebagai amunisi anyar Kabau Sirah. Kehadirannya sekaligus menghadirkan reuni spesial bersama Muhammad Rahmat. Ini menjadi kali ketiga Spaso dan M Rahmat berada dalam satu tim setelah sebelumnya bermain bersama di PSM Makassar pada musim 2012/2013 dan kembali dipersatukan di Bali United sepanjang 2020 hingga 2024.
Melalui akun Instagram resminya, Semen Padang menyambut kedatangan sang bomber dengan penuh optimisme. "Who do you call when you need goals? Spasogol! Ilija Spasojevic is officially a Kabau Sirah! Ready to fire up our frontline and hunt for glory this season. Welcome to Ranah Minang, Spaso!" tulis akun tersebut.
Julukan "Spasogol" memang bukan tanpa alasan. Selama lebih dari satu dekade berkarier di Indonesia, Spaso dikenal sebagai salah satu striker paling tajam dan berpengalaman. Reuni bersama M Rahmat diyakini menjadi keuntungan tersendiri bagi Semen Padang. Chemistry keduanya telah terbangun sejak lama sehingga diharapkan mampu menghadirkan lini serang yang efektif tanpa membutuhkan waktu adaptasi panjang.
Sebelum bergabung dengan Semen Padang, Spaso lebih dulu mengakhiri kebersamaannya dengan Bhayangkara FC melalui pesan perpisahan di media sosial. "Thanks Bhayangkara FC for two successful seasons. 2024/25 Promotion to the Super League. 2025/26 Super League Top 5. Some call it a journey. I call it business as usual. This chapter ends. The mission continues," tulisnya. Kalimat "The mission continues" kini berlanjut bersama Kabau Sirah yang memiliki ambisi besar kembali promosi ke Super League.
Dengan kombinasi Erwin Gutawa di lini belakang, duet Ilija Spasojevic dan M Rahmat di lini depan, Semen Padang seolah menghadirkan kembali nuansa skuad juara PSM Makassar. Pengalaman meraih gelar, mental bertanding, serta kepemimpinan yang dimiliki ketiga pemain tersebut diyakini menjadi fondasi penting bagi Kabau Sirah dalam mengarungi Championship 2026/2027. Jika mampu memadukan pengalaman para mantan pemain PSM dengan materi pemain lainnya, Semen Padang berpeluang menjadi salah satu kandidat terkuat untuk merebut tiket promosi dan kembali tampil di Super League musim berikutnya.
Artikel Terkait
Reuni dengan Darije Kalezic di PSM Makassar Bisa Jadi Jalan Rafael Struick Bangkitkan Karier
Reuni Spasojevic dan M Rahmat di Semen Padang, Targetkan Mesin Gol Baru
Persebaya Bangun Skuad Bernuansa PSM, Empat Mantan Anak Asuh Bernardo Tavares Sudah Gabung
PSM Makassar Mulai Bentuk Skuad Baru di Bawah Pelatih Darije Kalezic