IHSG Rawan Melemah, Simak Rekomendasi Empat Saham Ini

- Kamis, 02 Juli 2026 | 07:20 WIB
IHSG Rawan Melemah, Simak Rekomendasi Empat Saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi melanjutkan pelemahan, terutama untuk menguji rentang 5.472-5.540. Dalam skenario merah, IHSG saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3.

Pada perdagangan Rabu (1/7/2026), IHSG ditutup menguat 0,92 persen ke level 5.695, disertai munculnya volume pembelian. Menurut riset MNC Sekuritas, posisi indeks saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] dalam skenario hitam. "Best case, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam," tulis riset tersebut, Kamis (2/7/2026).

Adapun level support IHSG berada di 5.486 dan 5.317, sementara resistance di 6.007 dan 6.286.

MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini, Kamis (2/7/2026), dengan strategi buy on weakness.

Rekomendasi Saham

Saham ANTM ditutup menguat 0,77 persen ke Rp2.610, disertai volume pembelian. Pergerakannya diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (Y). Rekomendasi: buy on weakness di rentang Rp2.290-Rp2.430, target harga Rp2.920 dan Rp3.310, stoploss di bawah Rp2.240.

Saham BIPI menguat 1,79 persen ke Rp114, juga dengan volume pembelian. Posisinya diperkirakan sedang membentuk bagian dari wave 5 dari wave (C). Rekomendasi: buy on weakness di rentang Rp93-Rp112, target harga Rp151 dan Rp188, stoploss di bawah Rp83.

BRPT naik 7,39 persen ke Rp1.380, disertai volume pembelian. Pergerakannya diperkirakan sedang membentuk bagian dari wave [c] dari wave 5 dari wave (A). Rekomendasi: buy on weakness di rentang Rp980-Rp1.170, target harga Rp1.580 dan Rp1.950, stoploss di bawah Rp865.

PGAS ditutup flat di Rp1.365, dengan volume pembelian. Posisinya diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (A). Rekomendasi: buy on weakness di rentang Rp1.300-Rp1.335, target harga Rp1.460 dan Rp1.635, stoploss di bawah Rp1.275.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags