Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (2/7), setelah sehari sebelumnya ditutup naik 0,92 persen ke level 5.695,12. Namun, sejumlah analis mengingatkan potensi koreksi dalam waktu dekat.
Secara teknikal, analis Phintraco Sekuritas mencatat Stochastic RSI mulai mendekati area oversold, namun indikator MACD berpotensi membentuk death cross. "Sehingga diperkirakan IHSG berpeluang berkonsolidasi pada kisaran 5.600-5.800," tulis Phintraco dalam risetnya, Kamis (2/7).
Dari sisi domestik, pelaku pasar mencermati data ekonomi yang menunjukkan perlambatan. Indeks S&P Global Manufacturing PMI Indonesia turun ke level 46,9 pada Juni 2026 dari 50 pada Mei 2026 terendah sejak Juni 2025 dan menandai kontraksi kedua tahun ini akibat penurunan pesanan baru dan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia juga mencatat defisit USD 1,61 miliar pada Mei 2026, defisit pertama sejak April 2020. Ekspor turun 5,73 persen secara tahunan, sementara impor melonjak 22,16 persen didorong kenaikan impor migas. Sementara itu, inflasi tahunan meningkat menjadi 3,34 persen pada Juni 2026 dari 3,08 persen pada Mei. Inflasi inti naik ke 2,76 persen, tertinggi dalam 38 bulan terakhir, seiring penyesuaian harga Pertamax sejak 10 Juni 2026.
Phintraco juga menyoroti penilaian Fitch Ratings yang menyebut cadangan devisa Indonesia masih tertekan meski Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan 100 basis poin. Sentimen investor terbebani kekhawatiran terhadap kredibilitas kebijakan, disiplin fiskal, serta rencana ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
Saham-saham yang direkomendasikan Phintraco untuk dicermati hari ini adalah BRPT, ESSA, JPFA, ERAA, dan RAJA.
Sementara itu, analis MNC Sekuritas menilai penguatan IHSG masih perlu diwaspadai karena indeks berpotensi kembali koreksi. "Best case, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam, sehingga diperkirakan IHSG masih rawan koreksi menguji 5.472-5.540. Namun, cermati skenario merah di mana IHSG saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3," tulis MNC Sekuritas.
Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas untuk dicermati hari ini adalah ANTM, BIPI, BRPT, dan PGAS.
Artikel Terkait
IHSG Menguat 1,93 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Naik
IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Masih Tertekan di Level Rp 17.748
IHSG Menguat 1,67% ke 6.501,59, Rupiah Ikut Perkasa
IHSG Menguat 1,47 Persen ke 6.487 pada Sesi I, 440 Saham Hijau