Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, masih belum bisa dipadamkan hingga Rabu malam. Petugas pemadam kebakaran akan melanjutkan upaya pemadaman pada Kamis pagi, hari ketiga sejak api pertama kali muncul pada Selasa, 30 Juni 2026.
"Penyemprotan di TJW dihentikan (Rabu malam) dan akan dilanjutkan besok hari (Kamis pagi)," ujar petugas damkar Kabupaten Tangerang, Kamis (2/7/2026) dini hari.
Dua helikopter water bombing disiagakan untuk membantu proses pemadaman dari udara. Sebelumnya, satu helikopter telah diterjunkan, namun operasi dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB karena faktor cuaca.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan sejumlah kendala dalam penanganan api, terutama angin kencang dan musim panas yang memperparah kondisi. "Sampai saat ini belum padam karena faktor angin kencang di area TPA Jatiwaringin," kata Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan, Rabu (1/7) malam.
Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjangkau titik-titik api. Petugas memaksimalkan selang air dari mobil pemadam untuk mengurangi kobaran api. "Jadi upaya pemadaman api sampai malam ini tetap disiagakan 10 unit damkar. Kawan-kawan dari damkar menggunakan selang-selang memadamkan api yang menyala," sambung Djohan.
Akibat kebakaran, sebanyak 30 keluarga terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Pemerintah setempat telah menyiapkan tim kesehatan untuk memeriksa kondisi warga di sekitar lokasi.
Artikel Terkait
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas hingga 15 Hektare, Warga Dievakuasi
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing dan Modifikasi Cuaca
Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Status Darurat Ditetapkan
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tingkatkan Status Tanggap Darurat