Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

- Rabu, 01 Juli 2026 | 18:42 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Dua helikopter water bombing dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, yang telah berlangsung sejak Selasa (30/6) hingga Rabu (1/7). Helikopter jenis MI-8AMT dengan registrasi RA-22834 itu dikirim dari Provinsi Jambi dan sebelumnya melakukan persiapan di Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, mengatakan pemadaman dari udara difokuskan pada titik-titik yang tidak bisa dijangkau armada darat milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. "Saat ini sedang upaya pemadaman jalur udara di titik yang tidak bisa dijangkau oleh armada dari BPBD Kabupaten Tangerang. Kami harap tentunya api cepat bisa dipadamkan," ujarnya, Rabu (1/7).

Pemadaman darat tetap berjalan di area yang dapat dijangkau untuk mencegah api merambat lebih luas. "Armada damkar tetap melakukan pemadaman, jadi kami lakukan dua upaya sehingga api bisa dikendalikan," tambah Maesyal.

Selain water bombing, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga berencana melakukan modifikasi cuaca. Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengevaluasi kondisi cuaca. "Kita lihat perkembangannya, jika diperlukan kita lakukan modifikasi cuaca, yang mana kita juga berkoordinasi dengan BMKG untuk mengetahui kondisinya (cuaca) saat ini," ungkapnya.

Kebakaran di TPA Jatiwaringin tercatat meluas hingga 15 hektare. Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang telah menetapkan status kedaruratan untuk penanganan bencana ini.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags