Korban tewas akibat kebakaran dan ledakan di Kawasan Industri Candi, Semarang, bertambah menjadi satu orang. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang juga mencatat sembilan orang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden yang terjadi pada Rabu (1/7) itu.
"Satu orang meninggal dan sembilan orang terluka," ujar Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, Rabu (1/7). Ia memastikan api sudah berhasil dipadamkan.
Sebelum kebakaran meluas, saksi mata mengaku mendengar dua kali suara ledakan. "Saksi sempat mendengar dua kali suara ledakan yang diikuti teriakan dari dalam pabrik meminta tolong," kata Tantri.
Kapolsek Ngaliyan Kompol Aliet Alphard menduga ledakan berasal dari tabung sterilisasi yang meledak saat proses produksi berlangsung. "Terjadi ledakan tabung sterilisasi yang kemudian memicu kebakaran. Seluruh korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Tugu dr. Adhyatma, MPH," ujar Aliet.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti ledakan dan menghitung total kerugian. "Informasi sementara, saat itu sedang berlangsung proses produksi. Dugaan awal, tabung sterilisasi tiba-tiba meledak hingga memicu kebakaran. Untuk penyebab pastinya masih kami dalami," kata Aliet.
Artikel Terkait
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas hingga 15 Hektare, Warga Dievakuasi
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing dan Modifikasi Cuaca
Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Status Darurat Ditetapkan
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas, Pemkab Tangerang Tingkatkan Status Tanggap Darurat