Polri Pamerkan Prototipe Kendaraan Listrik Hasil Konversi di Hari Bhayangkara

- Rabu, 01 Juli 2026 | 18:54 WIB
Polri Pamerkan Prototipe Kendaraan Listrik Hasil Konversi di Hari Bhayangkara

Polri memamerkan dan mendemonstrasikan prototipe kendaraan hasil konversi dari bahan bakar minyak ke listrik berbasis baterai pada perayaan puncak Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Rabu (1/7). Inisiatif ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program percepatan strategi prioritas Presiden Prabowo Subianto terkait transisi energi.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Polri, Irjen Pol Ruddi Setiawan, mengatakan bahwa Polri menginisiasi pembangunan ekosistem inovasi teknologi komponen konversi kendaraan BBM menjadi listrik. "Kami berperan sebagai fasilitator riset dan pengkajian yang akan menjembatani tumbuhnya ekosistem penguasaan teknologi konversi ini," ujarnya dalam keterangan resmi.

Dalam proyek percontohan ini, Puslitbang Polri membangun kolaborasi riset dengan kementerian, lembaga, akademisi, dan pelaku industri. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) fokus mengembangkan sistem propulsi mandiri, sementara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdikti Saintek) berkonsentrasi pada riset baterai dan pengembangan kurikulum vokasi. Para perekayasa Puslitbang Polri juga bekerja sama dengan PT Lentera Bumi Nusantara, CV Hidtech Group, PT Braja Elektrik Motor, dan CV E-Clont Energy.

"Selama kegiatan riset, kami menggunakan pendekatan melalui engineering design dan deskriptif kualitatif. Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan memproduksi prototipe, tetapi juga untuk merumuskan standardisasi, pengembangan purwarupa hingga sertifikasi," jelas Ruddi.

Pada pameran tersebut, Polri menampilkan tujuh unit kendaraan operasional yang telah berhasil dikonversi: dua unit kendaraan roda empat jenis double cabin dan lima unit kendaraan roda dua tipe naked sport yang umum digunakan di lingkungan kepolisian. Langkah konversi ini diambil karena Polri memiliki banyak kendaraan operasional berbasis BBM yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga aset tersebut tidak akan menganggur.

"Polri dalam hal ini hadir sebagai captive market yang positif sekaligus berperan sebagai anchor demand dan akselerator legalitas. Kesepakatan ini membuktikan adanya pasar yang pasti untuk menggerakkan dunia usaha, sekaligus menyediakan ruang edukasi bagi pengguna kendaraan listrik lainnya di Indonesia," pungkas Irjen Ruddi.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags