Kebakaran melanda Dusun Tanah Tengah, Desa Liliriawang, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, pada Selasa (30/6/2026) siang. Satu rumah panggung milik warga bernama Munta (54) ludes dilalap api, dan kobaran juga merembet ke bangunan semi permanen di sampingnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Api mulai berkobar sekitar pukul 14.30 Wita dan dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan kayu milik Munta. Rumah tersebut rata dengan tanah, menyisakan puing-puing. Sejumlah barang berharga, termasuk persediaan hasil panen, pupuk, dan perabot rumah tangga, tidak sempat diselamatkan.
Kepala Desa Liliriawang, Sunding, mengungkapkan kerugian yang diderita korban sangat besar. "Tiga puluh karung padi, dua puluh sak pupuk, dan perabot rumah tangga korban tidak bisa terselamatkan. Kerugian mencapai ratusan juta rupiah," ujarnya, Rabu (1/7/2026).
Dugaan Sumber Api
Menurut Sunding, kobaran api diduga berasal dari dapur rumah panggung milik Munta. Letak bangunan yang saling berdekatan menyebabkan api cepat merembet ke bangunan semi permanen di sampingnya.
Upaya pemadaman dilakukan oleh dua unit armada pemadam kebakaran, masing-masing dari Damkar Cabang Taccipi dan Damkar Lappariaja. Petugas dibantu warga setempat berjibaku menjinakkan api agar tidak meluas ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi.
Camat Bengo, As' Yari Pratama Hadipaty, mengatakan api berhasil dipadamkan setelah armada damkar tiba dan melakukan penanganan bersama warga. Ia menyampaikan belasungkawa kepada korban sekaligus mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat beraktivitas di dapur. "Untuk itu kami menghimbau masyarakat luas, khususnya Kecamatan Bengo agar lebih waspada, terlebih para ibu rumah tangga saat beraktivitas di dapur yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran, guna menghindari kejadian serupa terjadi," imbaunya.