Harga Pokok Turun Saat MBG Dihentikan, Buruh: Program Itu Tidak Bermanfaat

- Selasa, 30 Juni 2026 | 16:20 WIB
Harga Pokok Turun Saat MBG Dihentikan, Buruh: Program Itu Tidak Bermanfaat

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dihentikan sementara selama liburan sekolah berdampak pada penurunan harga kebutuhan pokok di pasar. Fenomena ini memicu kembali kritik dari kalangan buruh yang sejak awal menilai program tersebut tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sejumlah pedagang dan pembeli di beberapa pasar tradisional mengaku merasakan harga bahan pangan mulai turun setelah distribusi MBG dihentikan. "Pembeli senang, pedagang sumringah, pasar bergairah," demikian gambaran yang beredar di kalangan warganet.

Sebelumnya, dalam peringatan Hari Buruh pada Mei lalu, Presiden Prabowo Subianto bertanya langsung kepada para buruh apakah MBG bermanfaat. "Presiden tanya MBG bermanfaat apa tidak, para buruh menyahut TIDAAAAKKK," tulis akun @bangherwin di media sosial X, yang videonya viral.

Kritik terhadap MBG bukan hanya datang dari buruh. Sejumlah ekonom juga menyoroti bahwa program tersebut justru mendorong inflasi pangan karena tingginya permintaan dari lembaga penyedia makanan. Dengan dihentikannya MBG, permintaan turun dan harga pun ikut turun.

Meski demikian, pemerintah belum memberikan pernyataan resmi terkait keluhan tersebut. Program MBG sendiri direncanakan kembali berjalan setelah liburan sekolah usai.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags