Prabowo Tambah Anggaran Riset Rp4 Triliun, Peta Jalan Penelitian Nasional Segera Disusun

- Minggu, 28 Juni 2026 | 16:15 WIB
Prabowo Tambah Anggaran Riset Rp4 Triliun, Peta Jalan Penelitian Nasional Segera Disusun

Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui penambahan anggaran riset hingga Rp4 triliun. Langkah ini diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi usai mendampingi Presiden dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center, Minggu (28/6/2026).

“Sudah dong (ditambah anggaran riset), kan di pertemuan yang sebelumnya waktu di Istana, beliau (Presiden Prabowo) sudah juga memberikan petunjuk untuk menambah anggaran riset kita kan, sampai di angka Rp4 triliun,” kata Prasetyo.

Penambahan itu langsung ditindaklanjuti oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Bappenas dan BRIN. Prasetyo menyebut peta jalan riset telah disusun agar semua kegiatan penelitian terintegrasi dalam satu grand design.

“Peta jalan riset seperti tadi, bukunya juga sudah dihasilkan, yang intinya adalah riset-riset yang sekarang kita jalankan, semua harus dalam satu grand design,” ujarnya.

Riset yang dijalankan diharapkan berdampak langsung pada penyelesaian masalah nasional, seperti penanganan sampah melalui teknologi waste to energy dan konversi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG). Langkah itu dinilai dapat menekan impor dan beban subsidi energi.

“Misalnya contoh riset tentang sampah, waste to energy, kemudian peralihan kalau dari LPG menuju ke nanti menuju ke CNG. Nah, riset-riset yang langsung-langsung berdampak pada menyelesaikan masalah-masalah yang kita hadapi,” papar Prasetyo.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags