All-Stars Jakarta dan All-Stars Kudus memastikan diri melaju ke babak final MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026. Kedua tim akan bertarung memperebutkan gelar juara pada Minggu (28/6) di Stadion Super Soccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Pada laga semifinal yang berlangsung Sabtu (27/6), All-Stars Jakarta menaklukkan All-Stars Yogyakarta dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal tercipta dari gol bunuh diri pemain tengah Yogyakarta, Aqilla Azahra Putri Yuana, pada menit ke-30. Sementara itu, All-Stars Kudus mengalahkan All-Stars Surabaya dengan skor 2-1. Dua gol Kudus dicetak oleh Renanthera Aluna Addya Putri (menit ke-15) dan Rara Zenita Fatin (menit ke-21), sedangkan gol balasan Surabaya datang dari Agnia Nurul Fadhila Rohman pada menit ke-20.
Asisten pelatih All-Stars Jakarta, Sasi Kirana, mengakui timnya kesulitan menembus pertahanan Yogyakarta. Meski menguasai penguasaan bola, penyelesaian akhir menjadi masalah krusial. "Kami sulit untuk menembus pertahanan dari Yogyakarta. Kalau bisa dibilang mungkin ball possession kita lebih banyak. Tetapi memang kita belum bisa memaksimalkan finishing. Kalau dilihat di awal tadi pemain masih tegang," katanya, Sabtu (27/6).
Ia menambahkan, laga semifinal merupakan penentu untuk masuk final, sehingga para pemain harus bermain maksimal. "Karena bagi saya juara itu hanya juara satu. Juara tiga itu hanya bonus saja. Jadi saat half time, saya nggak banyak memberikan evaluasi. Saya hanya memberi semangat mereka. Saya bilang kalau memang mau jadi juara, di sini awalnya," terangnya. "Malam nanti kami akan memberikan tugas ke masing-masing pemain untuk laga besok," sambungnya.
Pemain All-Stars Jakarta, Euis Siti Farhatus Sa'adah, mengaku tegang sepanjang laga semifinal. "Permainannya sulit sekali. Saya merasa tegang di lapangan. Tetapi instruksi dari pelatih saat jeda babak pertama membuat kami lebih tenang," ucapnya.
Di sisi lain, pelatih All-Stars Kudus, Yayat Hidayat, menilai pertandingan berlangsung cukup berat. All-Stars Surabaya memberikan perlawanan sengit. "Sebenarnya instruksi saya bermain seperti biasanya. Tetapi anak-anak tidak sadar mereka terlalu turun ke belakang sehingga lini tengah dari Surabaya terlalu leluasa," katanya, Sabtu (27/6).
Jelang final, skuadnya sudah menyiapkan adu penalti. Yayat menyebut beberapa pemain menonjol dalam eksekusi penalti. "Kami sudah menyiapkan pemain di pertandingan nanti. Sudah ada lima penendang dan mungkin bisa lebih lagi," jelas Yayat.
Kedua tim belum pernah bertemu sebelumnya. Meski demikian, Yayat optimistis mampu mempertahankan gelar juara. "Selama ini kami di MilkLife seri 1 juga belum pernah ketemu. Pada MilkLife All Star seri 2 ini kita ketemu juara, dan InsyaAllah kita bisa mempertahankan juara. Kami juga sudah tahu gaya bermain Jakarta. Mereka memiliki pemain dengan kualitas dan teknik yang enak ditonton," imbuhnya.
Pemain All-Stars Kudus, Renanthera Aluna Addya Putri, menyebut laga semifinal berlangsung seru. Pemilik nomor punggung 3 itu bertekad tampil lebih maksimal di partai final. "Pertandingan tadi sangat seru. Saya harap besok bisa tampil lebih maksimal lagi dan bismillah Kudus bisa juara bertahan," katanya, Sabtu (27/6).
Apabila All-Stars Kudus menang, mereka berhasil mempertahankan gelar juara MLSC All-Stars 2026. Sebaliknya, jika All-Stars Jakarta menang, turnamen ini akan melahirkan juara baru.
Selain partai final, akan tersaji pertandingan perebutan juara tiga antara All-Stars Yogyakarta melawan All-Stars Surabaya pada hari yang sama.
Jadwal Final MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026
Perebutan Juara 3 dan 4: All-Stars Yogyakarta vs All-Stars Surabaya - 09.00 WIB
Babak Final: All-Stars Jakarta vs All-Stars Kudus - 14.00 WIB
Artikel Terkait
MilkLife Soccer Challenge Tambah Tiga Kota pada Musim Depan
Antonio Blanco Berjuang Hafal Surat An-Nas demi Peran di Petaka Gunung Welirang
Jalan Sudirman Ditutup Jelang Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Lima Peserta Program SPPI Meninggal Saat Latihan Dasar Militer, Kemhan Beri Santunan Rp50 Juta