Sebanyak 193 peminat mendaftar dalam lelang barang rampasan kasus korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan sejumlah telepon seluler laku terjual hingga tiga kali lipat dari harga limit saat penutupan pelelangan pada 18 Juni 2026. KPK kini memberikan tenggat waktu hingga 25 Juni bagi para pemenang untuk melunasi pembelian barang-barang tersebut.
“Kami masih menunggu hingga 25 Juni sebagai batas akhir pelunasan,” ujar Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto, kepada para jurnalis di Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, merinci bahwa salah satu barang yang mengalami lonjakan harga signifikan adalah ponsel iPhone berkapasitas 64 GB. Perangkat tersebut memiliki harga limit Rp231 ribu, namun dalam proses lelang berhasil terjual dengan nilai Rp34 juta. Fenomena serupa juga terjadi pada iPhone 13 Pro Max kapasitas 1 TB yang melesat dari harga limit Rp5,8 juta menjadi Rp17,8 juta.
“Kemudian, iPhone 13 Pro Max kapasitas 1 TB yang laku terjual dengan harga tiga kali lipat dari harga limit, yakni dari Rp5,8 juta menjadi Rp17,8 juta,” kata Budi.
Dari total pendaftar, Budi menjelaskan bahwa terdapat 14 peserta aktif yang mengajukan penawaran untuk ponsel-ponsel tersebut. Antusiasme tinggi juga terlihat pada barang yang sebelumnya sempat gagal lelang karena wanprestasi. Salah satunya adalah iPhone 13 Pro Max dengan nilai limit Rp1,9 juta yang kini menarik minat 66 penawar dan akhirnya laku di angka Rp9,38 juta.
“Demikian dengan barang yang pada lelang sebelumnya sempat wanprestasi, namun pada lelang kali ini berhasil terjual, seperti telepon genggam merek iPhone 13 Pro Max dengan nilai limit Rp1,9 juta yang menarik 66 penawar, dan laku di harga Rp9,38 juta,” ujar Budi.
Artikel Terkait
Messi Bawa Argentina Kalahkan Austria 2-0 di Laga Kedua Grup J Piala Dunia 2026
Ariel Tatum Curi Perhatian Warganet dengan Gaya Santai dan Humoris di Threads
Messi Cetak Dua Gol, Pecahkan Rekor Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Presiden Prabowo Pastikan Dukungan Penuh Pemerintah untuk Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030