Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Pasuruan-Probolinggo pada Kamis pagi, menewaskan satu orang dan melukai lima penumpang lainnya. Insiden itu melibatkan Bus Tiara Mas dan sebuah truk tangki trailer bermuatan tetes tebu di Kilometer 816 jalur A, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa berdarah ini bermula ketika Bus Tiara Mas melaju dari arah barat ke timur, atau dari Pasuruan menuju Probolinggo, dengan menggunakan lajur lambat. Setibanya di titik Kilometer 816, kendaraan tersebut tiba-tiba kehilangan kestabilan hingga oleng ke sisi luar jalan.
Bus yang tak terkendali itu kemudian menabrak bagian belakang kanan truk tronton tangki bernomor polisi DN 8578 NU yang melaju searah di depannya. Benturan keras mengakibatkan Bus Tiara Mas mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian moncong depan dan seluruh bodi sisi kiri yang terkoyak. Sementara itu, truk tangki yang dikemudikan oleh Tono Kasanto, warga Sukoharjo, Jawa Tengah, hanya mengalami kerusakan pada bemper belakang.
Seorang penumpang yang selamat, Adiono, menuturkan bahwa sebelum kecelakaan, sopir bus memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Ia juga menyoroti perilaku pengemudi yang dinilai kurang hati-hati selama perjalanan.
“Sebelum kecelakaan itu, laju bus memang sudah kelihatan tidak stabil. Sopirnya sering ngebut dan beberapa kali mengambil lajur kendaraan lain dengan mendadak. Kemungkinan sopirnya kurang konsentrasi atau mengantuk,” ungkap Adiono.
Pihak pengelola tol bersama Satlantas Polres Pasuruan yang menerima laporan segera menerjunkan armada ambulans dan tim evakuasi ke lokasi kejadian. Petugas memastikan seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun lima penumpang yang menderita luka ringan, langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Tongas, Kabupaten Probolinggo, untuk mendapatkan penanganan medis dan autopsi.
Di sisi lain, puluhan penumpang Bus Tiara Mas lainnya yang berhasil selamat tanpa cedera langsung dipindahkan oleh petugas ke armada bus pengganti milik perusahaan agar dapat melanjutkan perjalanan ke kota tujuan masing-masing.
Artikel Terkait
Roy Suryo dan Dokter Tifa Jalani Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Pelimpahan Berkas ke Kejaksaan
Menkeu Targetkan Obligasi Panda Rp15,4 Triliun untuk Perkuat Rupiah
DPR Terima Aspirasi Mahasiswa dalam Audiensi di Gedung Parlemen, Tuntut Pemulihan Ekonomi dan Pengawasan Pejabat Negara
Ketua KPU Sulsel Dukung Prancis Juara Piala Dunia 2026, Sebut Kekalahan Final 2022 Hanya Penundaan