Program Jelajah Riau untuk Rakyat (JALUR) kembali menyapa masyarakat pesisir Kepulauan Meranti, tepatnya di Desa Sokop, Kecamatan Rangsang Pesisir, dengan menghadirkan pustaka apung dan bantuan sosial. Kegiatan yang digagas Polda Riau ini menyulut keceriaan bagi anak-anak dan warga pesisir pulau yang selama ini terisolasi dari berbagai akses layanan dasar.
Kasat Polairud Polres Kepulauan Meranti, Iptu Abdul Roni, memimpin langsung kegiatan yang berlangsung pada Selasa (2/6) tersebut. Dalam pelaksanaannya, ia turut didampingi oleh unsur Satintelkam, Satbinmas, Sie Humas, dan Sie Dokes Polres Kepulauan Meranti. Di lokasi, personel kepolisian mengajak anak-anak sekolah untuk membaca bersama di Pustaka Apung, sebuah perpustakaan terapung yang menjadi andalan program ini.
Tidak hanya itu, personel Satpolairud Polres Kepulauan Meranti juga menyalurkan bantuan pendidikan kepada anak-anak pesisir guna meningkatkan semangat mereka dalam menimba ilmu. Bantuan tersebut berupa buku, pensil, dan kotak pensil yang dibagikan secara langsung kepada para pelajar setempat.
Di sisi lain, jajaran Satpolairud Polres Kepulauan Meranti turut memberikan bantuan sembako kepada masyarakat pesisir yang kurang mampu. Paket bantuan yang disalurkan meliputi beras premium seberat lima kilogram, tiga papan telur, dan enam bungkus minyak goreng.
“Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian Polres Meranti terhadap masyarakat di wilayah perairan dan pesisir yang sulit dijangkau, sehingga kehadiran negara benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Iptu Abdul dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).
Program JALUR yang dicanangkan oleh Kapolda Riau ini dirancang khusus untuk menjangkau masyarakat pesisir yang terisolir. Warga setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan merasa terbantu dengan hadirnya polisi di tengah mereka, terutama melalui pemberian bantuan sosial, pelayanan masyarakat, hingga pengecekan kesehatan.
Iptu Abdul Roni menambahkan, kegiatan ini menggambarkan strategi komunikasi Polri yang mengarah pada pendekatan humanis, solutif, dan kolaboratif. Menurutnya, Polres Kepulauan Meranti tidak hanya bertugas membina keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membangun hubungan emosional dan sosial yang erat dengan masyarakat.
Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa Program JALUR merupakan program kemanusiaan dan pelayanan sosial yang digagas oleh Polda Riau untuk membantu masyarakat pesisir yang selama ini berada jauh dari akses pelayanan kesehatan, pendidikan, maupun bantuan sosial pangan. Kehadiran program ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kebutuhan warga di wilayah terpencil.
Artikel Terkait
Wali Kota Medan Bantah Komitmen Biayai Akomodasi Peserta Piala AFF U-19, Klaim Hanya Bertanggung Jawab Renovasi Stadion
Pakar Hukum Soroti Polri Sering Diminta Bantu Tugas Presiden di Luar Fungsi Utama, Dorong Revisi UU Diperjelas
IHSG Anjlok Hampir 5 Persen, Tembus Level 5.889 Setelah Jatuh dari Level Psikologis 6.000
Oditur Tuntut Empat Anggota TNI 2,5 Tahun Penjara karena Aniaya Wakil Koordinator KontraS