Prabowo Tiba di Jakarta Usai Kunjungan Kerja ke Prancis, Bahas Lima Isu Strategis dengan Macron

- Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:00 WIB
Prabowo Tiba di Jakarta Usai Kunjungan Kerja ke Prancis, Bahas Lima Isu Strategis dengan Macron

Presiden Prabowo Subianto telah kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja ke Prancis. Kepala Negara mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma pada pukul 10.00 WIB, disambut oleh sejumlah pejabat tinggi negara yang telah menanti di landasan pacu.

Berdasarkan pantauan dari kanal resmi Sekretariat Presiden, pesawat kepresidenan yang membawa rombongan RI 1 tampak mendarat dengan mulus. Saat turun dari pesawat, Prabowo terlihat mengenakan baju safari khasnya. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi orang pertama yang menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu.

Selain Gibran, sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara turut hadir dalam penyambutan tersebut. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta beberapa pejabat lainnya berdiri dalam barisan kehormatan. Prabowo kemudian menyalami satu per satu para pejabat yang hadir sebelum akhirnya menaiki mobil RI 1 dan meninggalkan Lanud Halim Perdanakusuma.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah berangkat menuju Prancis pada Senin malam, 25 Mei 2026. Selama berada di Kota Mode, agenda pertama yang dijalani adalah melaksanakan salat Iduladha 1447 Hijriah di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris pada Rabu, 27 Mei 2026. Ibadah tersebut diikuti oleh para diaspora Indonesia yang berada di Prancis.

Puncak kunjungan kerja berlangsung pada 28 Mei 2026, ketika Prabowo menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Kedatangannya di Istana Kepresidenan Prancis disambut dengan upacara penyambutan resmi kenegaraan. Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara membahas setidaknya lima isu strategis.

Isu Palestina menjadi salah satu topik utama yang diangkat. Selain itu, kedua pemimpin juga membahas penguatan latihan militer bersama antara Indonesia dan Prancis. Dorongan untuk pembukaan Selat Hormuz, kerja sama impor produk susu dan daging asal Prancis ke Indonesia, serta perluasan kerja sama di bidang pendidikan turut menjadi agenda pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags