Vespa Primavera edisi khusus hasil kolaborasi dengan desainer Amerika, Sean Wotherspoon, yang dirilis secara terbatas pada tahun 2020, kini justru memiliki harga bekas yang melampaui banderol saat baru. Fenomena ini menunjukkan bagaimana kelangkaan dan nilai desain mampu mendongkrak harga sebuah produk di pasar motor bekas.
PR & Communications Manager PT Piaggio Indonesia, Ayu Hapsari, membenarkan bahwa skuter tersebut hanya dijual dalam jumlah terbatas. Meski demikian, ia tidak merinci secara pasti berapa unit yang berhasil masuk ke Indonesia. "Kalau stok sudah pasti tidak ada, mas. Untuk jumlah unit, yang pasti limited," ujarnya melalui pesan singkat.
Ketika pertama kali diluncurkan, Vespa Primavera Sean Wotherspoon dibanderol seharga Rp85 juta untuk on the road DKI Jakarta. Namun, saat ini harga bekasnya justru lebih tinggi. Salah satu akun media sosial, misalnya, menawarkan unit tahun 2020 dengan harga lebih dari Rp100 juta. Unit tersebut saat ini berada di Bandung, Jawa Barat.
Menanggapi lonjakan harga tersebut, Ayu enggan berkomentar lebih jauh. Menurutnya, mekanisme harga jual kembali sepenuhnya ditentukan oleh pasar. "Untuk unit yang sudah dibeli dan beredar di pasaran, PID tidak memiliki wewenang untuk ikut campur dan membatasi harga jual bilamana ada," tutupnya.
Dari segi desain, Vespa Primavera Sean Wotherspoon merupakan perpaduan antara gaya klasik modern khas skuter Italia dengan sentuhan warna-warna berani era 1980-an. Warna dasar kuning dipilih untuk mewakili energi dan dinamisme, dipadukan dengan semburat merah, hijau tua, dan biru laut yang melapisi seluruh bodi.
Aksen putih pada bagian depan, edge shield, dan crest turut menonjolkan siluet kendaraan. Velg modern berwarna putih dengan logo biru Vespa melengkapi tampilan artistik skuter ini. Sentuhan krom mengilap juga terlihat pada rak depan, kaca spion, bingkai lampu depan, dan pegangan penumpang belakang, sementara pegangan tangan serta penutup knalpot berwarna hitam menjadi pelengkap.
Perhatian terhadap detail juga terlihat pada pemilihan material khusus. Jok menggunakan bahan beludru corduroy berwarna coklat muda, karet pijakan kaki dipasang khusus, dan logo krom asli pada bagian depan diganti dengan logo putih berinisial SW. Grafis tulisan Vespa dan Primavera di kedua sisi bodi belakang juga dibuat secara khusus untuk edisi terbatas ini.
Artikel Terkait
Menteri PKP Luncurkan Program Bedah Rumah BSPS 2026 di Sulawesi, Alokasi Sultra Naik Hingga 8.973 Unit
KPK Terbitkan Surat Edaran Larang Gratifikasi dan Pungli dalam Penerimaan Murid Baru
BMKG Deteksi Siklon Tropis Jangmi di Laut Filipina, Berpotensi Picu Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia
Iran Tuding AS Beralih ke Perang Ekonomi dan Kognitif setelah Gagal di Medan Tempur