APPBI: Pagar di Mal Berfungsi sebagai Perimeter Keamanan dari Aksi Demo

- Jumat, 31 Juli 2026 | 14:40 WIB
APPBI: Pagar di Mal Berfungsi sebagai Perimeter Keamanan dari Aksi Demo

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja angkat bicara soal maraknya pemasangan pagar besi di sejumlah pusat perbelanjaan yang belakangan viral di media sosial. Ia menegaskan bahwa pagar tersebut dipasang sebagai sistem pengamanan untuk mengantisipasi aksi demonstrasi.

Menurut Alphonzus, beberapa mal memang berlokasi di dekat titik-titik yang kerap dijadikan tempat unjuk rasa, terutama di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan. Karena itu, pagar berfungsi sebagai batas pengamanan atau perimeter security saat ada demo berlangsung.

"Beberapa pusat perbelanjaan berada di dekat lokasi yang sering menjadi tempat demonstrasi. Pagar tersebut juga berfungsi sebagai batas pengamanan atau perimeter security apabila ada aksi demonstrasi," ujarnya saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Kamis (30/7/2026).

Selain untuk keamanan, pagar juga dipasang untuk menata arus keluar-masuk pengunjung. Dengan adanya pembatas, pengunjung diarahkan melalui pintu-pintu tertentu sehingga lalu lintas di sekitar mal tidak terganggu.

"Tujuan utamanya adalah menertibkan akses keluar-masuk pengunjung. Kalau area terbuka, pengunjung bisa masuk dan keluar dari mana saja sehingga berpotensi mengganggu lalu lintas di sekitar pusat perbelanjaan," jelasnya.

Alphonzus menambahkan, penggunaan pagar sebenarnya sudah lazim diterapkan oleh banyak pusat perbelanjaan di Indonesia sejak lama. Jadi, pemasangan pagar bukanlah respons terhadap isu tertentu yang tengah ramai dibicarakan publik.

"Sebenarnya banyak pusat perbelanjaan yang sejak awal memang sudah menggunakan pagar. Jadi bukan sesuatu yang baru," katanya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags