Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyalurkan 210 ekor sapi dan 10 ekor kambing sebagai hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau tahun 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengungkapkan hal itu saat diwawancarai usai melaksanakan salat Id di Halaman Balai Kota, Rabu (27/5/2026). “Nah, tahun ini Pemprov DKI Jakarta menyalurkan 210 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya.
Sementara itu, Rano menyebutkan bahwa pihaknya akan meninjau beberapa titik lokasi penyembelihan dan penyaluran daging hewan kurban di DKI Jakarta. Beberapa di antaranya berada di Tamansari, Jakarta Barat, dan Gandaria Utara, Jakarta Selatan.
Mengenai pengelolaan sampah pasca-penyembelihan, Rano menegaskan bahwa seluruh penyembelih hewan kurban di Jakarta telah memahami prosedur penyembelihan, termasuk pengelolaan limbah. Ia menambahkan bahwa penyembelihan hewan kurban sudah menjadi tradisi masyarakat setiap tahunnya.
“Kalau mungkin dilihat, pasti akan dibuat lubang untuk pemotongan hewan agar darahnya akan ditampung. Dan memang pertanyaan mungkin pada waktu diseset untuk dipilah antara daging, biasanya kotoran juga ditanam. Itu kebiasaan tradisi,” tuturnya.
Namun, ia tidak dapat memastikan bahwa prosedur tersebut diterapkan di semua titik penyembelihan. Pasalnya, terdapat sekitar 62.000 hewan kurban di provinsi DKI Jakarta secara keseluruhan. Pemantauan menyeluruh terkait pengelolaan limbah pascakurban pun tidak bisa dilakukan seratus persen.
“Tapi mungkin satu-dua akan terjadi, kita juga enggak bisa memantau begitu banyak karena tahun ini, kalau menurut kemarin waktu kita ke Dharma Jaya ya, jumlah total kurban di Jakarta hampir 62.000 ekor. Jadi, ya teman-teman bisa bayangkan,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Rupiah Tembus Rp17.800, Menkeu Purbaya Klaim APBN Tak Perlu Dihitung Ulang
Ini Bacaan Doa Menyembelih Hewan Kurban Lengkap dari Takbir hingga Permohonan Diterima Allah
Menkeu Purbaya Bantah Data Ekonomi 5,61 Persen Tak Sesuai Realita, Sebut Indikator Penunjang Tunjukkan Tren Positif
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Sulawesi Selatan Siang Ini