AS Cabut Visa Dubes Brasil di Washington, Perselisihan Diplomatik Memanas

- Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:50 WIB
AS Cabut Visa Dubes Brasil di Washington, Perselisihan Diplomatik Memanas

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencabut visa Duta Besar Brasil untuk Washington DC, Maria Luiz Ribeiro Viotti. Langkah ini merupakan buntut dari perselisihan diplomatik yang kian memanas antara kedua negara.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (5/8/2026), menyatakan bahwa pencabutan visa tersebut adalah tindakan balasan. Sebelumnya, Brasil menolak memberikan visa kepada dua diplomat Amerika dan menunda persetujuan calon duta besar yang diajukan Washington.

"Ini merupakan tindakan timbal balik. Jika Duta Besar tersebut meninggalkan negara ini, maka dia harus mengajukan permohonan visa kembali," ujar juru bicara tersebut.

"Kami terus berkomunikasi dengan pemerintah Brasil selama berminggu-minggu dan telah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada pemerintah Brasil untuk melakukan langkah yang tepat, namun mereka terus menunda-nunda dan mengulur waktu," tambahnya.

Meski visa dicabut, juru bicara itu menegaskan bahwa langkah ini tidak sama dengan menetapkan status persona non grata (PNG) kepada Dubes Brasil. Istilah PNG dalam diplomasi berarti seseorang tidak lagi diterima di suatu negara.

"Ini bukan status PNG, meskipun opsi diplomatik tambahan masih terbuka jika pemerintah Brasil terus menunda, atau jika mereka menolak, untuk memberikan agrément," jelasnya, merujuk pada persetujuan resmi yang harus diberikan negara tuan rumah kepada duta besar asing sebelum dilantik.

"Presiden Trump memiliki hak untuk menentukan siapa yang mewakili rakyat dan kepentingan Amerika di seluruh dunia... Kami menolak segala upaya negara untuk mencampuri proses domestik kami," tegasnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags