Harga Pangan Melonjak Jelang Iduladha, Cabai Merah Naik 65 Persen

- Senin, 25 Mei 2026 | 09:30 WIB
Harga Pangan Melonjak Jelang Iduladha, Cabai Merah Naik 65 Persen

Harga sejumlah bahan pangan strategis nasional mencatatkan lonjakan signifikan menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dirilis Bank Indonesia pada Senin (25/2/2026), kenaikan harga terjadi pada hampir seluruh komoditas utama, mulai dari cabai, bawang, hingga daging sapi.

Kenaikan tertinggi tercatat pada cabai merah besar yang melonjak 65,31 persen menjadi Rp91.250 per kilogram. Disusul cabai merah keriting yang naik 24,34 persen ke level Rp65.650 per kilogram. Namun, dua jenis cabai lainnya justru mengalami penurunan. Cabai rawit hijau turun 35,03 persen menjadi Rp34.490 per kilogram, sementara cabai rawit merah melemah 7,67 persen menjadi Rp66.250 per kilogram.

Di sisi lain, harga bawang merah dan bawang putih juga menunjukkan tren kenaikan. Bawang merah naik 43,47 persen menjadi Rp68.150 per kilogram, sedangkan bawang putih melambung 32,6 persen menjadi Rp51.250 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas beras di berbagai kualitas. Beras kualitas bawah I naik 2,75 persen menjadi Rp14.950 per kilogram, sementara beras kualitas bawah II naik 9,97 persen menjadi Rp16.000 per kilogram.

Untuk beras kualitas medium I, harganya naik 2,17 persen menjadi Rp16.500 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium II stagnan di angka Rp16.000 per kilogram. Adapun beras kualitas super I naik 10,34 persen menjadi Rp19.200 per kilogram, dan beras kualitas super II naik 4,13 persen menjadi Rp17.650 per kilogram.

Kenaikan harga juga melanda protein hewani. Daging ayam ras segar naik 35,83 persen menjadi Rp52.500 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas I naik 14,9 persen menjadi Rp170.000 per kilogram, dan daging sapi kualitas II naik 18,41 persen menjadi Rp165.000 per kilogram. Telur ayam ras segar pun tak luput dari kenaikan, yakni sebesar 30,72 persen menjadi Rp40.000 per kilogram.

Pada kelompok bumbu dan kebutuhan pokok lainnya, gula pasir kualitas premium naik 23,27 persen menjadi Rp24.900 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal naik tipis 3,13 persen menjadi Rp19.750 per kilogram. Minyak goreng curah justru turun 0,73 persen menjadi Rp20.400 per liter. Namun, minyak goreng kemasan bermerek I naik 16,74 persen menjadi Rp27.900 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II naik 6,72 persen menjadi Rp24.600 per liter.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar