Manchester City dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan mengenai syarat personal dengan gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi. Pemain berusia 18 tahun asal Maroko itu diproyeksikan menjadi jangkar lini tengah jangka panjang untuk mengantisipasi ketidakpastian masa depan Rodri di Etihad Stadium.
Menurut pakar transfer Nicolò Schira, kesepakatan tersebut akan mengikat Bouaddi dalam kontrak berdurasi hingga tahun 2031. City disebut tengah mendesak untuk merampungkan transfer ini guna mengantisipasi minat dua klub top Eropa lainnya terhadap pemain muda tersebut. "MCFC sedang mendesak untuk mengantisipasi dua klub top Eropa lainnya yang tertarik pada pemain Maroko tersebut," ujar Schira.
Lille dilaporkan tetap mempertahankan valuasi harga Bouaddi pada angka 100 juta euro atau sekitar 85 juta poundsterling. Angka itu muncul setelah Lille menolak tawaran Arsenal sebesar 50 juta poundsterling awal tahun ini. City sendiri baru saja menunjuk Enzo Maresca sebagai manajer baru, dan perekrutan Bouaddi menjadi bagian dari rencana memperkuat skuad.
Selain Bouaddi, Manchester City juga bergerak mengamankan talenta muda Inggris dari Arsenal. Jurnalis The Athletic David Ornstein mengungkapkan bahwa pemain internasional remaja Inggris berusia 16 tahun tersebut diperkirakan akan segera menjalani tes medis sebelum bergabung dengan City dalam kesepakatan beasiswa. "Kontrak profesional akan menyusul seiring langkah City melanjutkan upaya mereka merekrut dan mengembangkan beberapa pemain muda paling menjanjikan di dunia sepak bola. Arsenal telah menawarkan kontrak jangka panjang yang sangat kompetitif kepada Nduka," tulis Ornstein.
Artikel Terkait
Klub Liga Inggris Berburu Pemain Bintang yang Tersingkir di Piala Dunia 2026
Rodri Hernández Raih Gelar Sarjana di Tengah Karier Sepak Bola Profesional
Ayah Buka Suara soal Masa Depan Haaland, Real Madrid Kembali Dikaitkan
Arsenal, City, dan Chelsea Sepakat Pinjamkan Kembali Bouaddi ke Lille demi Transfer 2026