UEA Berhasil Cegat Enam Drone Asal Irak yang Targetkan PLTN Barakah

- Rabu, 20 Mei 2026 | 10:35 WIB
UEA Berhasil Cegat Enam Drone Asal Irak yang Targetkan PLTN Barakah

Serangan drone dalam beberapa hari terakhir menargetkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Uni Emirat Arab (UEA), dengan intensitas tertinggi terjadi pada Senin dan Selasa, 18–19 Mei 2026. Otoritas pertahanan udara setempat berhasil mencegat enam pesawat nirawak dalam kurun waktu dua hari tersebut, tiga di antaranya terbang di sekitar PLTN Barakah. Berdasarkan hasil pelacakan teknis, seluruh drone diketahui berasal dari wilayah Irak.

Kementerian Pertahanan UEA, melalui pernyataan resmi di media sosial X pada Selasa, mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara telah mendeteksi dan mencegat enam kendaraan tak berawak musuh yang berusaha menyerang area sipil dan vital di negara itu. Dari jumlah tersebut, dua drone berhasil dinetralisir, sementara satu lainnya menghantam generator listrik yang berada di luar perimeter dalam PLTN.

"UAV yang dicegat, semuanya berasal dari wilayah Irak," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Sebelumnya, pada Minggu, Kementerian Pertahanan UEA juga melaporkan dua drone berhasil dicegat, dan satu drone lainnya kembali mengenai generator listrik di luar area inti PLTN Barakah. Insiden ini menandai eskalasi ancaman terhadap infrastruktur energi strategis di kawasan Teluk.

Sementara itu, Iran membantah keterlibatan dalam serangan terhadap PLTN Barakah. Seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya, dalam pernyataan kepada kantor berita Tasnim, justru menuding Israel sebagai dalang di balik serangan tersebut. Menurut sumber itu, aksi ini merupakan upaya Israel untuk memprovokasi UEA agar memainkan peran negatif di Timur Tengah, khususnya yang ditujukan terhadap Iran dan negara-negara Muslim lainnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar