PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo Cahyono Putro sebagai pelatih kepala untuk musim 2026/2027. Pengumuman tersebut disampaikan bertepatan dengan hari ulang tahun klub yang ke-94 pada Senin, 19 Mei 2026, melalui akun Instagram resmi klub. Keputusan ini diambil di tengah ambisi besar tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Widodo Cahyono Putro bukanlah nama asing di pentas sepak bola nasional. Pria kelahiran Cilacap, 8 November 1970, dikenal luas sebagai legenda hidup berkat kariernya yang gemilang sebagai pemain. Salah satu momen paling ikonik dalam sejarah sepak bola Indonesia adalah gol tendangan salto ke gawang Kuwait pada Piala Asia 1996 yang hingga kini masih melekat di ingatan publik.
Di luar prestasinya sebagai pemain, Widodo juga memiliki rekam jejak kepelatihan yang panjang dan beragam. Ia pernah menangani sejumlah klub besar seperti Sriwijaya FC, Bali United, Persita Tangerang, Bhayangkara FC, Deltras, Arema FC, dan Madura United. Karier kepelatihannya dimulai sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia pada 2010, kemudian terus berkembang hingga menjadi nahkoda di berbagai klub.
Salah satu alasan utama manajemen PSIS memilih Widodo adalah kemampuannya membawa tim promosi ke kasta tertinggi. Terbaru, ia sukses mengantarkan Garudayaksa menjadi juara Championship musim 2025/2026 sekaligus memastikan tiket promosi ke Super League. Sebelumnya, Widodo juga pernah membawa Persita Tangerang menjadi runner-up Liga 2 pada 2019 dan berhasil promosi ke Liga 1. Total, ia telah dua kali mengantarkan tim ke kasta tertinggi, sebuah catatan yang menjadi pertimbangan serius bagi PSIS yang tengah berjuang bangkit.
Manajemen PSIS menilai Widodo sebagai sosok pelatih berpengalaman yang memahami tekanan kompetisi di kasta kedua. Pengumuman yang bertepatan dengan hari ulang tahun klub menjadi sinyal kuat bahwa PSIS ingin membuka babak baru dengan semangat dan ambisi tinggi.
“The specialist was here. Sugeng Rawuh Widodo C Putro pelatih kepala PSIS Semarang musim 2026/27,” demikian pernyataan resmi manajemen PSIS dalam unggahan mereka.
Dukungan dari suporter Mahesa Jenar dipastikan menjadi modal penting bagi Widodo dalam meracik kekuatan tim yang kompetitif musim depan. Ekspektasi publik Semarang sangat besar agar Widodo dapat membawa PSIS kembali bersaing di papan atas sepak bola Indonesia.
Widodo memulai karier profesional sebagai pemain sejak 1990 dan mencatatkan 258 penampilan dengan 100 gol di level klub. Bersama Timnas Indonesia, ia tampil dalam 55 pertandingan dan mencetak 14 gol pada periode 1991 hingga 1999. Di dunia kepelatihan, meskipun belum banyak koleksi trofi, Widodo dikenal mampu membangun tim yang kompetitif. Bersama Bali United, ia pernah membawa Serdadu Tridatu menjadi runner-up Piala Presiden 2018.
Kini, tantangan baru menanti Widodo di PSIS Semarang untuk musim 2026/2027. Manajemen dan suporter menaruh harapan besar agar pengalaman dan mentalitasnya mampu mengangkat prestasi klub dan membawa Laskar Mahesa Jenar kembali ke Super League.
Artikel Terkait
Kemendagri Salurkan Rp1 Triliun Insentif Fiskal untuk Daerah Berprestasi di Maluku dan Nusa Tenggara
Orlando City Hancurkan Atlanta United 4-1, Lolos ke Semifinal U.S. Open Cup 2026
Angkatan Laut Israel Cegat Armada Kemanusiaan Global Sumud Flotilla di Mediterania, 100 Aktivis Termasuk 5 WNI Ditahan
Harga Tiket Arsenal vs Crystal Palace Tembus Rp700 Juta, Suporter Nekat Berebut ke Selhurst Park