Demam juara tengah melanda para pendukung Arsenal. Euforia suporter yang ingin menyaksikan langsung tim kesayangannya mengangkat trofi Liga Inggris di kandang Crystal Palace, Selhurst Park, pada Minggu (24/5), mendorong aksi perburuan tiket yang tak biasa. Akibatnya, harga satu kursi di tribun tandang melambung hingga menembus angka Rp700 juta.
Gelora optimisme ini semakin membuncah setelah Manchester City bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth. Sebelumnya, pasukan Mikel Arteta sukses meraih kemenangan tipis 1-0 atas Burnley. Kini, seluruh perhatian tertuju ke Selhurst Park yang diprediksi akan menjadi saksi pesta juara Arsenal.
Antusiasme yang luar biasa dari pendukung Arsenal membuat harga tiket meroket ke level yang sulit diterima akal sehat. Beberapa platform penjualan tiket online menawarkan kursi di tribun tandang dengan angka fantastis yang bahkan melebihi Rp700 juta. Di sisi lain, sejumlah fans The Gunners disebut-sebut rela merogoh kocek lebih dari Rp200 juta hanya untuk mendapatkan satu tiket di area pendukung tamu. Saking langkanya, tiket termurah di tribun kandang Crystal Palace pun dikabarkan dijual sekitar Rp25 juta.
Dengan kapasitas stadion yang hanya sekitar 25 ribu penonton, laga di Selhurst Park diprediksi akan berlangsung penuh sesak. Atmosfer panas dipastikan sudah terasa sejak jauh sebelum kick-off.
Menghadapi membludaknya jumlah suporter Arsenal, pihak Crystal Palace mengambil langkah serius dengan memperketat sistem keamanan. Klub menonaktifkan sistem berbagi tiket dan memberikan peringatan keras. Pemilik tiket yang kedapatan membagikan akses kepada pihak lain terancam tidak bisa membeli tiket musiman pada musim depan. Tak hanya itu, Palace juga menegaskan bahwa pendukung Arsenal yang nekat memasuki tribun kandang akan langsung dikeluarkan dari stadion.
Arsenal sendiri hanya memperoleh jatah sedikit lebih dari 3.000 tiket untuk pendukung tandang. Situasi ini membuat Kepolisian Metropolitan London dikabarkan menyiapkan personel tambahan guna mengantisipasi potensi keramaian besar di sekitar stadion. Sementara itu, ribuan fans yang gagal mendapatkan tiket diprediksi akan memenuhi pub dan area sekitar Holloway Road hingga kawasan dekat Stadion Emirates untuk merayakan peluang juara tim kesayangan mereka.
Perjalanan Arsenal menuju gelar juara musim ini tidak berjalan mulus. Sempat menelan kekalahan dari AFC Bournemouth dan Manchester City, banyak pengamat menilai mental juara Arsenal mulai runtuh. Namun, The Gunners berhasil menjawab keraguan tersebut dengan bangkit dan menyapu bersih empat kemenangan beruntun setelah kekalahan dari tim racikan Pep Guardiola.
Di sisi lain, Manchester City justru kehilangan momentum. Usai ditahan imbang 3-3 oleh Everton, puncaknya mereka kembali bermain imbang 1-1 melawan Bournemouth. Hasil ini memastikan Arsenal keluar sebagai juara. Terakhir kali Arsenal menjadi juara Liga Inggris terjadi pada 2004 di bawah asuhan Arsène Wenger, saat Thierry Henry tampil luar biasa dengan torehan 30 gol.
Pertandingan melawan Crystal Palace kini disebut sebagai laga terbesar Arsenal sejak duel dramatis kontra Liverpool pada hari terakhir musim 1989. Meski demikian, bagi Arsenal, laga ini lebih bersifat sebagai formalitas untuk merayakan pesta juara. Musim luar biasa Arsenal kini berakhir manis. Setelah memburu trofi Liga Inggris, mereka dijadwalkan menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions pada 30 Mei mendatang di Budapest. Lebih dari 20 ribu fans Arsenal diperkirakan akan terbang ke Hongaria demi menyaksikan peluang tim kesayangan mereka meraih double winners bersejarah.
Artikel Terkait
UEA Berhasil Cegat Enam Drone Asal Irak yang Targetkan PLTN Barakah
Polda Riau Tetapkan PT Musim Mas Tersangka Korporasi Perusak Lingkungan, Pegiat Dorong Penegakan Hukum ke Perusahaan Sawit Lain
Laba Bersih SeaBank Melonjak 288 Persen di Kuartal I-2026, Tembus Rp375,6 Miliar
Kemendagri Salurkan Rp1 Triliun Insentif Fiskal untuk Daerah Berprestasi di Maluku dan Nusa Tenggara