Kesempatan untuk menguji langsung efisiensi bahan bakar pada mobil terbaru BYD, M6 DM (Dual Mode), akhirnya tiba. Tepat sebelum peluncuran resmi pada Senin (18/5/2026), tim redaksi berkesempatan menjajal seberapa irit kendaraan tersebut dalam kondisi tertentu.
Dalam pengujian tersebut, mobil dijalankan tanpa menyalakan fitur pendingin kabin atau AC. Sepanjang perjalanan sejauh 150 kilometer, konsumsi bensin yang terpakai hanya senilai Rp2.400. Sementara itu, daya baterai yang tersisa masih berada di angka 30 persen. Angka ini menunjukkan efisiensi penggunaan bahan bakar yang sangat signifikan.
Kecepatan maksimal yang dicapai selama pengujian adalah 70 kilometer per jam, dengan kecepatan rata-rata 40 kilometer per jam. Rute yang ditempuh merupakan kombinasi jalan tol, kemacetan, dan kepadatan lalu lintas khas wilayah perkotaan. Dalam kondisi tersebut, mobil tetap menunjukkan performa yang sangat efisien dalam mengelola konsumsi bahan bakar.
Di sisi lain, BYD M6 DM tidak hanya unggul dalam hal efisiensi. Mobil ini juga menawarkan sejumlah kelebihan yang menjadi daya tarik utama. Salah satunya adalah performa yang menyerupai mobil listrik murni, seperti akselerasi instan tanpa jeda. Kabin yang kedap suara juga tetap terjaga, sehingga segala keunggulan kendaraan listrik (EV) dapat dirasakan sepenuhnya.
Dari segi performa, mobil ini dilengkapi mesin 1.5 liter yang efisien dengan tenaga maksimum 72 kW dan torsi 125 Nm. Motor EHS 5.0 dengan putaran 15.000 rpm dan kepadatan daya yang lebih tinggi memberikan respons instan. Hal ini sangat relevan dengan kebutuhan mobilitas di Indonesia, terutama saat berpindah jalur di tengah kemacetan ibu kota, melakukan manuver menyalip di jalan tol, atau menanjak di medan dengan kontur beragam. Akselerasi instan ini menghadirkan kombinasi antara keseruan berkendara dan keamanan, khususnya untuk perjalanan keluarga.
Selain itu, sistem penggerak pada BYD M6 DM mampu bertransisi dengan mulus di antara tiga mode utama, yaitu EV, series, dan parallel. Perpindahan mode berlangsung tanpa hentakan berkat sistem kontrol terintegrasi 7-in-1 dan peningkatan kemampuan komputasi chip hingga 146 persen. Sistem manajemen termal yang canggih juga mampu menghemat energi hingga 10 persen dalam kondisi suhu tinggi, yang kerap menjadi tantangan di Indonesia. Blade Battery yang digunakan pun memiliki ketahanan siklus tinggi pada suhu ekstrem dan telah melalui uji ketahanan hingga jutaan kilometer untuk memastikan stabilitas jangka panjang.
Teknologi ini dirancang untuk beradaptasi dengan kondisi jalan yang lembap, elevasi beragam, serta penggunaan harian dengan frekuensi tinggi. Keandalan ini menjadikan BYD M6 DM cocok untuk kendaraan keluarga, layanan ride-hailing, maupun penggunaan komersial dalam jangka panjang.
Dari sisi kenyamanan, kabin mobil ini tergolong senyap berkat pengoperasian berbasis listrik pada kecepatan rendah dengan intervensi mesin yang sangat minim. Sistem bearing dengan gesekan rendah berhasil mengurangi kebisingan transmisi, sementara optimasi getaran mesin menghasilkan performa NVH (Noise, Vibration, and Harshness) yang sangat baik. Bahkan dalam mode idle elektrik, tidak ada suara maupun getaran yang terasa. Minimnya gangguan suara dan getaran selama perjalanan menciptakan suasana kabin yang lebih tenang dan nyaman, mendukung kualitas interaksi maupun waktu istirahat di dalam kendaraan. Karakter berkendara yang halus ini dapat dinikmati oleh berbagai profil pengguna, mulai dari anak-anak hingga lansia.
Dalam hal konsumsi energi, hasil pengujian internal BYD dengan seluruh fitur difungsikan menunjukkan angka konsumsi bahan bakar mencapai 65 kilometer per liter. Jarak tempuh total yang mampu dicapai diperkirakan lebih dari 1.800 kilometer. Efisiensi termal mesin mencapai 46 persen, yang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. Biaya listrik yang rendah untuk penggunaan harian di kawasan perkotaan, serta kemampuan menempuh perjalanan antarkota hingga ribuan kilometer tanpa sering mengisi bahan bakar, menjadi nilai tambah. Secara keseluruhan, biaya bahan bakar tahunan dapat berkurang lebih dari setengah dibandingkan kendaraan konvensional.
Artikel Terkait
Polres OKU Timur Salurkan 1.606 Paket Bansos Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Warga dan Polisi Bekuk Dua Pelaku Curanmor di Penjaringan Berkat Rekaman CCTV
Dua Pelaku Curanmor di Luar Batang Dibekuk Warga dalam Hitungan Jam
Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Peserta Pemagangan Nasional Diperpanjang hingga 22 Mei 2026